Connect with us

METROPOLITAN

Diduga Akibat Listrik Padam Massal, Kepulan Asap Muncul di Area Blast Furnace PT Krakatau Steel

Published

on

Kepulan Asap Muncul di Area Blast Furnace PT Krakatau Steel saat listrik mati massal, Minggu, 4 Agustus 2019.(Istimewa)

Cilegon – Kepulan asap tebal berwarna pekat kekuningan mendadak muncul di area Blast Furnice PT Krakatau Steel, Minggu, 4 Agustus 2019. Peristiwa terjadi saat pemadaman listrik massal tengah berlangsung.

Saat bersamaan, ratusan karyawan PT Asahimas Chemical panik berhamburan keluar pabrik sesaat setelah asap tebal tiba-tiba muncul di salah satu plant perusahaan kimia di Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon, Minggu 4 Agustus 2019.

BACA JUGA: Asap Tebal Tiba-tiba Mengepul di PT Ashimas Chemical, Ratusan Karyawan Panik Berhamburan

Wartawan BantenHits.com Iyus Lesmana melaporkan, asap tebal yang muncul diduga disebabkan adanya kebocoran gas yang terjadi sekitar pukul 12.00 WIB. Seluruh karyawan yang melihat kepulan asap tebal langsung tunggang langgang meninggalkan area perusahaan untuk menyelamatkan diri.

BACA :  Ma'ruf Amin Mulai Disebut-sebut dalam Konflik Wali Kota Tangerang dan Menkum HAM

Bahkan karyawan yang hendak masuk sehabis istirahat tidak diperbolehkan oleh petugas keamanan perusahaan. 

BACA JUGA: Dua Rumah di Pandeglang Ludes Terbakar saat Listrik Padam Massal

Informasi yang diperoleh BantenHits.com menyebutkan, selain di area Blast Furnace PT Krakatau Steel dan PT Ashimas Chemical, sejumlah industri di Kota Cilegon dilaporkan mengalami gangguan hingga mengeluarkan asap pekat diduga akibat matinya jaringan listrik secara mendadak.

Kronologi Pemadaman Listrik

Plt Direktur Utama PLN Sripeni Inten Cahyani menceritakan kronologi kejadian pemadaman listrik (black out) di wilayah Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten. Inten mengatakan, pemadaman bermula pada pukul 11.45 WIB karena terdapat gangguan di Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 500 KV Ungaran-Pemalang.

BACA :  Jeremy Thomas Tak Masalah Sidang Axel Ditunda

“Jadi pukul 11.45 WIB detik ke-27, SUTET Ungaran-Pemalang terjadi gangguan pada sirkuit 1, kemudian disusul pada sirkuit 2. Akibatnya terjadi penurunan tegangan yang menyebabkan jaringan SUTET Depok dan Tasikmalaya mengalami gangguan. Ini yang menjadi pemadaman awal,” kata Sripeni Inten Cahyani di Depok, Minggu, 4 Agustus 2019 seperti dilansir Kompas.com.

Di saat yang sama, listrik di daerah Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Bali tetap berjalan normal. Kemudian, pukul 11.48 WIB daerah Jawa Barat dan DKI Jakarta padam secara serentak.

“Saat itu kami manajemen PLN mengawal langsung proses recovery dari kantor pusat pengatur beban,” cerita Inten.

Recovery itu dilakukan dengan cara memasok aliran listrik dari Jawa Timur yang tidak terdampak ke PLTA Saguling dan PLTA Cirata yang berfungsi sebagai penstabil daya dan tegangan.

BACA :  Dindik Lebak Sebut Kasus Kekerasan Guru di Sekolah Minim

“Kemudian dari 2 PLTA itu berfungsi untuk mengirimkan pasokan listrik dari Timur ke Barat menuju PLTU Suralaya melalui GITET Cibinong, Depok, Gandul, Lengkong, Balaraja dan Suralaya,” ucap Inten.

Editor : Darussalam Jagad Syahdana



Terpopuler