Connect with us

METROPOLITAN

Tumpukan Sampah di Sungai Pasuruan ‘Dicuekin’ Pemkab, Pemdes Umbul Tanjung Malah Lakukan Ini

Published

on

Sampah rumah tangga menumpuk sepanjang aliran Sungai Pasauran hingga ke Pantai. Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Serang cuek dengan kondisi tersebut. (BantenHits.com/ Nurmansyah Iman)

Serang- Pemerintah desa Umbul Tanjung tak tinggal diam mengenai tumpukan sampah yang dibiarkan begitu saja terhampar di sepanjang Sungai Pasuruan.

Meski tak digubris Pemerintah Kabupaten, dibawah komando Jumaedi Pemdes Umbul Tanjung berkomitmen mengatasi persoalan sampah yang membuat panorama menjijikan itu.

“Itu memang tanggungjawabnya ada di Pemkab Serang, kalau dari desa mah sampai saat ini belum sosialisasi soal sampah paling melalui Ketua RT, RW untuk memberitahukan kepada warga agar tidak membuang sampah ke sungai,”kata Jumaedi kepada Bantenhits ditemui di Kantor Desa Umbul Tanjung, Senin 5 Agustus 2019.

Jumaedi mengaku saat ini tengah mengupayakan melalui akan di bangun ya tempat sampah pada usulan musrembang di tahun 2019 mendatang dan di adakannya tempat Pembuangan Sampah Sementara  khusus Desa Umbul Tanjung di Kampung Tanjung.

“Insyallah Kita Sudah rencanakan untuk tempat pembuangan sampah di Kampung Tanjung, Desa Umbul Tanjung, lokasinya jugrang (jurang), tanahnya masih milik pribadi, untuk tempat sampah di sekitaran pelelangan ikan (Pasauran) untuk tahun ini belum bisa mungkin tahun depan kita masukan ke musrembang, mudah-mudah bisa dibantu oleh pemkab,” ungkapnya.

Baca Juga: Jorok! Sampah Rumah Tangga Menghampar Sepanjang Sungai Pasauran hingga Pantai, Pemkab Serang Cuek

Selain harapan adanya tempat sampah di Kawasan Tepat Pelelangan Ikan, Jumaedi berharap di Desa Umbul Tanjung Sendiri Tersedia tempat pembuangan sampah Akhir untuk masyarakat agar ada solusi dari persoalan sampah yang di buang sembarangan karena ketiadaan tempat sampah itu sendiri.

“Saya berharap di sini ada tempat pembuangan sampah agar mudah-mudah bisa terealisasi, sampai saat ini sampah (di bantaran sungai Pasauran) masih di bakar, mudah -mudahan bisa terealisasi mohon bantuannya,”pungkasnya.

Editor: Fariz Abdullah

Trending