Connect with us

METROPOLITAN

Dibiarkan Pemkot Selama Enam Tahun, Sungai Karangantu Alami Pendangkalan

Published

on

Kondisi Sungai Karangantu yang mengalami pendangkalan setelah 6 tahun tak pernah dikeruk. (BantenHits.com/Mahyadi).

Serang- Pemerintah Kota Serang diminta segera mengambil tindakan mengenai kondisi Sungai Karangantu yang mengalami pendangkalan. Penyebabnya bukan hanya soal iklim yang sedang memasuki kemarau melainkan kondisi sungai yang berada di Kecamatan Kasemen itu enam tahun tak pernah dikeruk.

Pendangkalan tersebut tentunya membuat sejumlah nelayan mengeluh. Pasalnya mereka merasa terganggu dan kesulitan untuk bersandar atau memundurkan perahunua dengan kondisi sungai yang terus mendangkal.

Asep Saepulloh Plt kepala PPN Karangantu mengatakan sungai Karangantu sudah 6 tahun tidak ada pengerukan sejak tahun 2013.

“Pengerukan sudah di konfirmasi ke walikota dan akan di keruk oleh Kementrian perhubungan tahun ini,”kata Asep saat ditemui di pelabuhan Karangantu, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Senin 5 Agustus 2019.

BACA :  Bupati Pandeglang Minta 206 Kepala Desa yang Dilantik Jadi Pengayom Warga saat Pilkada

Asep menerangkan kondisi ideal mengenai kedalaman sungai seharusnya mencapai 3 meter namun sejak tidak ada pengerukan kini kedalaman sungai Karangantu hanya 0,5 di pinggir sungai sampai 2 meter ditengah sungai.

“Setengahnya kalau banjir ada rob, harusnya pengerukan rutin,”ucapnya.

Sementara itu Aris nelayan Karangantu mengaku kesulitan memundurkan pelahunya jika sungai dalam keadaan surut dan pendangkalan.

“Pasti susah mundurinya karna tidak ada air kadang kalau kedesak ya turun ke lumpur untuk dorong,” pungkasnya.

Editor: Fariz Abdullah



Terpopuler