Connect with us

METROPOLITAN

Tahun 2020, Lima TUKS di Banten Dapat Diakses Pengguna Secara Online

Published

on

KSOP Banten ketika melaksanakan Sosialisasi Inaportnet Hapi Pape untuk TUKS di Banten. (Istimewa).

Cilegon- Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banten mengklaim tengah menggalakan Inaportnet Hapi Pape yang akan diterapkan pada Terminal Untuk Kepentingan Sendiri atai TUKS di wilayah Provinsi Banten.

Kepala KSOP Kelas I Banten, Herwanto mengatakan dari 57 TUKS yang ada di Banten sedikitnya 5 TUKS direncanakan akan menerapkan Hapi Pape pada tahun 2020.

“Kita targetkan 5 dahulu untuk menerapkan hapi pape ini di 2020. Yang jelas KBS sudah siap, kemudian ada juga TUKS milik asing, itu kita inventarisir. Ada juga IKPP, itu juga cukup besar, nanti kita inventarisir,”kata Herwanto usai membuka kegiatan Sosialisasi dan Uji Coba Inaportnet pada TUKS di Hotel Allium, Kota Tangerang, Rabu, 7 Agustus 2019.

Herwanto menjelaskan Hapi Pape merupakan Harmonisasi Pemanfaatan Inaportnet dalam pelayanan kegiatan kepelabuhanan dimana bertujuan agar para pengguna jasa kepelabuhanan dapat mengakses sistem di kepelabuhanan lebih cepat secara online dan hemat biaya juga meminimalisir berbagai penyimpangan.

“Jadi Pengguna jasa tidak perlu datang ke kantor pelayanan. Cukup dengan menggunakan aplikasi di kantornya, bisa juga dijalan. Kemudian mereka tidak ke kantor, secara finasial lebih hemat lagi. Kemudian tidak ada contact person lagi antara petugas pelayanan dan pengguna jasa sehingga tidak ada unsur kolusi,”jelasnya.

Namun, sambung Herwanto rencana penerapan Hapi Pape ini akan melalui proses uji coba terlebih dahulu. Salah satunya dengan menguji sistem pada MV China Pioneer di Pelabuhan Krakatau Bandar Samudera (KBS) yang diketahui dilaksanakan beberapa waktu yang lalu.

“Setelah ini kita lakukan uji coba, dengan dammy dulu, kemudian kita uji real dengan MV China Pioneer, ternyata bisa,”tandasnya.

Editor: Fariz Abdullah

Trending