Connect with us

METROPOLITAN

Medsos Jadi Awal Petaka Siswi SMA di Serang Dirudapaksa Pemuda Pengangguran hingga Pendarahan

Published

on

ILUSTRASI KORBAN PENCABULAN

Ilustrasi siswi SMA korban pemerkosaan. (liputan6.com)

Tangerang – Kisah memilukan dialami TNS (15), siswi SMA kelas X di Kabupaten Tangerang yang merupakan warga sebuah kampung di Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang. Dia mengalami pendarahan hebat setelah, dirudapaksa Deny (22), pemuda pengangguran warga Kampung Sentul, Desa Kragilan, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang.

SM ayah TNS yang bekerja sebagai buruh di sebuah pabrik, mengisahkan awal petaka yang dialami anak kesayangannya dalam wawancara by phone dengan BantenHits.com, Sabtu, 10 Agustus 2019.

Menurut SM, dari pengakuan anaknya, diketahui perkenalan korban dengan pelaku yang pemuda pengangguran berawal dari Facebook.

“(Kenal) dari Fecebook terus (pelaku) nge-WA (WhatsApp),” kata SM.

Dari komunikasi lewat WA inilah, korban kemudian pada Jumat sore, 2 November 2028 dibawa oleh pelaku ke rumah orangtuanya di Kampung Sentul, Desa Kragilan, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang.

Karena rumah sedang ditinggal orangtua, pelaku dengan leluasa melampiaskan nafsu bejatnya kepada korban yang masih anak ini.

Akibat perbuatan pelaku, korban mengalami pendarahan hebat hingga harus dirawat selama empat hari di rumah sakit.

Kasus kejahatan terhadap anak ini sudah dilaporkan ke Polres Serang Kabupaten dan tertuang dalam laporan polisi Nomor: TBL/230/XI/2018/Serang/SPK C tertanggal 6 November 2019.

Hingga 10 bulan sejak kejadian, kasus tersebut bak hilang ditelan bumi. Orangtua korban sempat beberapa kali menanyakan perkembangan penanganan kasus, tapi tak pernah mendapat kepastian.

Jajaran Polres Serang Kabupaten masih belum merespons upaya konfirmasi yang dijaukan BantenHits.com sejak Sabtu sore, 10 Agustus 2019.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana

Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-1015 bekerja sebagai produser di Info TV. Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Trending