Connect with us

METROPOLITAN

Pembantai Satu Keluarga di Waringin Kurung Diduga Beraksi Saat Dini Hari, Begini Kronologisnya

Published

on

Ketiga korban pembantaian ditemukan dalam kondisi bersimbah darah. (Istimewa).

Serang- Satu keluarga di Kampung Gegeneng, Desa Sukadalem, Kecamatan Waringin Kurung, Kabupaten Serang menjadi korban pembantaian orang tak dikenal, Selasa, 13 Agustus 2019. Dua orang dinyatakan tewas di tempat dalam peristiwa mengerikan itu.

Mereka masing-masing Rustadi (32) dan Alwi (4) keduanya merupakan ayah dan anak. Sedangkan Siti Sadiah (27) saat ini dalam kondisi kritis akibat luka tusuk benda tajam di bagian punggung.

Baca Juga: Satu Keluarga di Waringin Kurung Dibantai, Ayah dan Balita Tewas Ibu Selamat

Kasat Reskrim Polres Serang Kota AKP Ivan Adhitira menerangkan ketiga korban pertama diketahui tergeletak bersimbah darah oleh Asgari (45) yang tak lain rekan kerja dari Rustadi sekira pukul 07.30 WIB.

Dari hasil keterangan, Asgari saat itu akan mengambil alat kerja yang tersimpan di dalam rumah Rustadi.

“Saat itu saksi datang ke rumah korban untuk ngambil alat untuk kerja karena korban sendiri buruh bangunan”ujar AKP Ivan Adhitira di lokasi kejadian.

Saat malam kejadian Asgari sempat masuk ruangan tamu korban karena pintu tidak ditutup, setelah memindahkan barang bangunan dari dalam rumah keluar rumah, ia mengaku mencium bau anyir.

Penasaran, ia pun  memasuki rumah korban kembali dan mengecek bagian kamar. Benar saja Rusdi beserta anak dan istrinya sudah dalam keadaan bersimbah darah.

“Kejadian tersebut diperkirakan pada dini hari pada jam 24:00- 05-00 Pagi WIB,” ujar Ivan.

Ivan mengaku  saat ini Satreskrim Polres Serang Kota Sedang melakukan penyelidikan motif dari pembunuhan tersebut.

“Ini lagi kita dalami apakah ini bagian perampokan atau pembenuhan. Tim identifikasi masih melakukan olah TKP dan meminta keterangan keluarga korban apakah ada barang yang hilang,”katanya.

Ivan mengungkapkan kondisi korban Rustadi terdapat tiga luka tusukan di bagian kepala sedangkan Siti Sadiah pada bagian punggung.

“Anak tidak terdapat luka dari benda tajam kemungkinan anak meninggal dunia akibat benda tumpul pukulan atau bantingan. Ibunya sedang kritis saat ini sedang dilakukan penanganan oleh pihak medis. Kondisi luka tusuk dipunggung belakang,” pungkasnya.

Editor: Fariz Abdullah

Trending