Connect with us

METROPOLITAN

LAZ Harfa Salurkan Daging Kurban untuk Korban Tsunami Selat Sunda

Published

on

Laz Harfa Banten saat berkurban di lokasi Hunian Sementara (Huntara) korban tsunami Selat Sunda. (Istimewa)

Serang – Kebahagiaan Idul Adha tak hanya dirasakan warga perkotaan dan mereka yang mampu untuk berkurban, akan tetapi kini bisa dirasakan pula oleh warga terdampak bencana Tsunami Selat Sunda Desember 2018 lalu.

LAZ Harfa berbagi kebahagiaan kepada para penyintas tsunami Selat Sunda dengan menyalurkan daging kurban amanah para mudhohi (pequrban) di Hunian Sementara (Huntara) Teluk Labuan, Pandeglang, Selasa,13 Agustus 2019.

“Tujuh bulan pasca tsunami belum mampu merubah kondisi perekonomian penyintas setempat untuk bisa merasakan kembali kenikmatan sekerat daging demi mencukupi kebutuhan gizi,” kata Manajer Program LAZ Harfa Imam Hidayat melalui keterangan tertulis yang diterima BantenHits.com.

Pada kesempatan ini, LAZ Harfa menyalurkan 2 ekor sapi dan 15 ekor domba. Dimana daging qurban ini disalurkan kepada 150 kepala keluarga atau 560 Jiwa. Harapannya dengan adanya sekerat daging qurban ini dapat memperbaiki gizi para penyintas yang sehari-hari belum mampu untuk memenuhi kebutuhan gizi bahkan hidup dan makan hanya seadanya.

“Penyaluran daging kurban hari ini alhamdulilah berjalan dengan lancar. Semoga para penyintas dapat merasakan kegembiraan dan kebahagiaan di hari raya Idul Adha tahun ini. Terima kasih untuk para mudho’i yang sudah memberikan kepercayaannya untuk berqurban di Laz Harfa. Semoga selalu berkah untuk semua,” jelas Imam.

Kegiatan berbagi kurban ini disambut penuh antusias oleh para penyintas, karena selain bisa makan daging qurban, mereka juga dapat mempererat tali kekeluargaan selama tinggal di hunian sementara (huntara) selama beberapa bulan ini dengan kepedulian untuk bisa saling berbagi.

Salah seorang penghuni Huntara yang biasanya dipanggil Nenek Su yang sudah berusia 105 tahun, mengaku senang bisa merasakan nikmatnya daging kurban di tengah pengungsian.

“Terimakasih LAZ Harfa, nenek sehari-hari makan harus nunggu bantuan dari tetangga, seadanya aja. Alhamdulillah pas kurban sekarang ngerasain lagi gimana nikmati daging kurban,” ungkapnya.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana

Trending