Connect with us

METROPOLITAN

Ibu Kota Banten Tak Punya Gedung BNNK, Wali Kota Khawatir Peredaran Narkoba Marak di Kota Serang

Published

on

Wali Kota Serang Syafrudin ketika memberikan keterangan pers mengenai MPLS usai rapat paripurna di gedung DPRD Kota Serang, Senin 15 Juli 2019. (Dok.BantenHits).

Serang- Wali Kota Serang Syafrudin mengaku khawatir peredaran narkoba marak terjadi di Kota Serang. Pasalnya, sebagai ibu kota Provinsi Banten, Kota Serang menjadi daerah urban dan transit lalu lalang orang. 

“Kota Serang ini adalah daerah kota transit dan lintas, ini juga kami khawatir merebaknya narkoba karena memang di sini ada pelabuhan-pelabuhan tidak resmi yang bisa saja menjadi pintu masuk narkoba,”kata Syafrudin, kepada awak media, Kamis, 15 Agustus 2019.

Belum lagi, sambung Syafrudin keberadan BNNK (Badan Narkotika Nasional Kota) Serang ini tidak terlihat. Selama ini keterbatasan anggaran menjadi alasan Pemkot tidak bisa memiliki BNN.

“Koordinasi Laporan dengan BNN (Badan Narkotika Nasional) terkait maraknya narkoba di Kota Serang tidak ada. Hanya tindakan beberapa kali sudah ada, terutama pada peringatan hari narkoba saja,”jelasnya.

Padahal, Syafrudin mengaku bersedia siapkan lahan untuk BNN. Sementara, lanjutnya, Pemkot Serang saat ini hanya menunggu usulan dari BNN pusat saja.

“Belum ada BNN di Kota Serang ini, BNN itu adanya di Provinsi saja. Kami sebenarnya tergantung usulan dari BNN pusat, Kalau kami siap menyediakan untuk BNN Kota Serang. Karena lahan Pemkot Serang masih banyak yang kosong,”pungkasnya.

Editor: Fariz Abdullah

Trending