Connect with us

WISATA

Kali ke Tiga, Rhino X Triathlon Bakal Digelar di Lokasi Eks Tsunami Selat Sunda

Published

on

Bupati Pandeglang Irna Narulita, Dispar Banten dan PT BWJ saat menggelar konferensi pers tentang Rhino X Triathlon. (BantenHits.com/Engkos Kosasih).

Pandeglang – PT Banten West Java (BWJ) sebagai pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung akan kembali menggelar Rhino X Triathlon pada 28-29 September. Gelaran Rhino X Triathlon ini kali ketiga yang diadakan di daerah yang terkena dampak langsung Tsunami Selat Sunda pada 22 Desember 2018 lalu.

Direktur Operasional PT Banten West Java Kunto Wijoyo mengatakan Tanjung Lesung merupakan tempat yang ideal untuk diadakannya Rhino X Triathlon karena keindahan dan lanskapnya yang menantang, menawarkan berbagai jalur, seperti bukit, pantai berpasir, dan jalan berlumpur.

“Kami siap menyelenggarakan, perhelatan event tahunan kami edisi ke tiga yaitu Rhino X Triathlon di Tanjung Lesung,” kata Kunto saat konfrensi Pers di Hotel Tanjung Lesung, Jumat, 16 Agustus 2019.

Rhino X Triathlon diselenggarakan sebagai agenda utama dalam perhelatan akbar Festival Pesona Tanjung Lesung bersama sport tourism event lainnya yaitu Rhino MTB XCM (Rhino Mountain Bike Cross Country Marathon) dan culture budaya.

“Rhino X Triathlon yang ada di Tanjung Lesung, adalah pelopor X Triathlon yang ada di seluruh Indonesia. Jika selama ini masyarakat mengenal Triathlon berada di jalan raya, tetapi Triathlon kami mempunyai trek yang ekstrim,” ujarnya.

Sementara Kepala Dinas Patiwisata (Dispar) Banten, Eneng Nurcahyati mengatakan acara tersebut masuk ke dalam kalender event pariwisata nasional. Pada perayaan festival kali ini akan di kolaborasi kan dengan Hari Badak Internasional yang di adakan oleh Balai Taman Nasional Ujung Kulon (BTNUK).

“Tahun ini akan ada sinergi juga dengan BTNUK, mulai tahun ini Haru Badak Internasional akan di integrasikan dengan satu agenda besar festival Tanjung Lesung,” jelasnya.

Ditempat yang sama, Bupati Pandeglang, Irna Narulita mengapresiasi beberapa agenda yang ada di Festival Tamjung Lesung. Sehingga dia berharap, agenda tersebut menjadi awal kebangkitan Pandeglang pasca Tsunami.

“Sudah saatnya kita bangkit lagi, terus menunjukan jadi dirinya, berupaya agar hidup,” tambahnya.

Editor: Fariz Abdullah

Trending