Connect with us

METROPOLITAN

Pria Bertopeng Pembantai Satu Keluarga di Waringin Kurung Kabur ke Luar Kota, Pelaku Lainnya Sudah Ditangkap?

Published

on

Kapolres Serang Kota AKBP Firman Affandi (kiri) mengatakan, jajarannya sedang memburu terduga pelaku pembantaian satu keluarga di Waringin Kurung. (BantenHits.com/ Mahyadi)

Serang – Jajaran Polres Serang telah memeriksa 10 saksi dari keluarga dan tetangga terkait pembantaian satu keluarga di Kampung Gegeneng, Desa Sukadelem, Kecamatan Waringin Kurung, Kabupaten Serang.

Kapolres Serang Kota AKBP Firman Affandi mengaku saat ini ia terus melakukan penyelidikan meski sudah mengantongi satu nama pelaku yang masih dalam pengejaran.

“Saksi sudah ada 10 orang dari keluarga sampai tetangga dan sudah ada beberapa orang yang dicurigai,” kata Firman kepada awak media di Alun-alun kota Serang, Sabtu 17 Agustus 2019.

Penyelidikan yang terus dilakukan oleh tim gabungan kepolisian Polda Banten, Polres Serang Kota dan Polsek Waringin Kurung, sudah menemui titik terang setelah didapatkannya indentitas pelaku yang saat ini masih dalam pengejaran sampai ke luar kota

“Bila terduga pelaku ke luar kota kita pasti kejar saat ini kita pegang identitas pelaku tapi kita rahasiakan ada satu tersangka,” paparnya.

Setelah didapatkannya indentitas pelaku, Firman memastikan penangkapan pelaku akan semakin cepat.

“InsyAllah dalam waktu yang cepat kita bisa ungkap,” pungkasnya.

Keterangan Firman yang menyebut tengah mengejar satu tersangka, seolah menyiratkan pihaknya sudah menangkap satu tersangka lainnya. Pasalnya, korban selamat menyebut pelaku berjumlah dua orang mengenakan topeng.

Sebelumnya, satu keluarga yang terdiri dari pasangan suami istri dan seorang anak balita dibantai di dalam rumahnya di Lingkungan Gegeneng, Desa Sukadelem, Kecamatan Waringin Kurung, Kabupaten Serang, Selasa pagi, 13 Agustus 2019.

Sang suami Rustadi (32), tewas dengan kondisi kepala dipenuhi luka bacok, sementara anak balitanya Al (4) tewas tanpa luka bacok. Beruntung, meski kondisi Siti Sadiah juga dipenuhi luka bacok nyawanya masih bisa diselamatkan.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana

Trending