Connect with us

METROPOLITAN

Sopir Angkot Cilegon-Anyer Tega Cabuli Bocah 9 Tahun saat Warga Salat Jumat

Published

on

Ilustrasi Pencabulan

Foto Ilustrasi santriwati di pondok pesantren dicabuli (FOTO: tribunnews.com).

Cilegon- IH (39) warga Kampung Bengkonol, Desa Labuan, Kecamatan Mancak, Kabupaten Serang harus mendekam dibalik jeruji besi akibat prilaku bejatnya.

IH yang diketahui sopir angkot jurusan Cilegon-Anyer ini tega mencabuli bocah berusia 9 tahun yang tak lain tetangganya sendiri. Ironinya IH tega menggerayangi bocah mungil itu di saat masyarakat sekitar tengah melaksanakan salat Jumat.

Ya, peristiwa memilukan itu terjadi pada Jumat, 16 Agustus 2019 tepatnya pukul 11.30 WIB. Saat itu nafsu IH tak lagi terbendung melihat bocah 9 tahun itiu menaiki angkot yang dikemudikannya ditambah dengan kondisi lingkungan yang sepi lantaran masyarakat tengah melaksanakan ibadah salat jumat.

“Kejadiannya hari Jumat jam 11.30 WIB, jadi saat kondisi orang-orang pada Jumatan. Telah terjadi perbuatan persetubuhan atau oerbuatan cabul terhadap anak di bawah umur atas nama korban Bunga, 9 tahun. Aksi pencabulan dilakukan di dalam angkot miliknya yang diparkirkan di pinggir jalan desa,”ungkap Kasatreskrim Polres Cilegon, AKP Zamrul Aini kepada wartawan, Senin, 19 Agustus 2019.

Usai disetubuhi IH, sambung Zamrul, setibanya di rumah bocah 9 tahun itu langsung bercerita kepada kedua orang tuanya bahwa ia mengalami kesakitan pada bagian kelamin. Mendengar hal mengejutkan itu, ibu korban bergegas memdatangi ke ketua RT untuk melaporkan kepada petugas kepolisian di Polsek Mancak. 

Tak berselang lama, sekitar pukul 18.00 WIB, pelaku langsung diamankan Polsek Mancak kemudian diserahkan ke Polres Cilegon untuk dimintai keterangan.

“Pelaku diamankan pas maghrib langsung diserahin ke Polsek Mancak kemudian dibawa ke Polres Cilegon. Pas pelaku diamankan katanya mau ngambil kelapa karena kan dia biasa punya langganan orang pasar di sana,”jelasnya.

Untuk kepentingan penyelidikan saat ini pelaku tengah ditahan di Mapolres Cilegon, Hingga kini petugas kepolisian masih terus menggali keterangan pelaku untul mengatahui modus pelaku malakukan cabul terhadap korban.

Editor: Fariz Abdullah

Trending