Connect with us

METROPOLITAN

Terungkap Siswa SMA Titipan DPRD di Kabupaten Tangerang, KCD Cuek Sebut PPDB Sudah Selesai

Published

on

Gubernur Banten Wahidin Halim saat menyapa orang tua murid yang tengah mengantri untuk mengikuti PPDB Online. Belakangan terungkap praktik siswa SMA titipan di sejumlah SMA/SMK Negeri di Banten masih mark. (Dok.BantenHits.com)

Tangerang – Praktik siswa SMA/SMK negeri diduga titipan DPRD dan DPD terungkap setelah sejumlah siswa dan anggota komite SMAN 24 Kabupaten Tangerang melapor ke Inspektorat Banten, Senin, 19 Agustus 2019.

Disebutkan saat melapor, karena banyaknya titipan DPRD dan DPD di Kabupaten Tangerang, pihak sekolah terpaksa menambah tiga rombongan belajar (rombel) baru dari dua rombel yang telah disepakati bersama komite dan wali murid.

BACA JUGA: Tega! 18 Pelajar di Kabupaten Tangerang Tak Bisa Sekolah karena Kuotanya Diduga Dirampas Oknum DPRD dan DPD

Karut marut sistem PPDB tersebut justru direspons santai Kepala Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Kabupaten Tangerang Lukman.

“Proses PPDB sudah selesai. Sekarang sedang proses kegiatan pembelajaran,” kata Lukman saat dihubungi BantenHits.com lewat aplikasi pesan WhatsApp, Senin sore, 19 Agustus 2019.

Lukman tak mencoba menyampaikan hasil evaluasi terhadap PPDB sebagai solusi supaya persoalan serupa tak terulang.

“Kewenangan KCD tidak sampai kepada eksekusi keputusan. Kami hanya pelaksana teknis di wilayah. Kebijakan semuanya ada di provinsi,” jelasnya.

Sebelumnya diungkapkan anggota komite SMAN 24 Kabupaten Tangerang Fahrudin, sekolah menambah 156 siswa untuk mengakomodir siswa titipan DPRD dan DPD. Padahal berdasakan kesepakatan, hanya 72 siswa tambahan yang akan diterima. Mereka adalah yang masuk zonasi sekolah, yakni jarak tempat tinggalnya dengan sekolah di bawah 1,5 kilometer.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana

Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-1015 bekerja sebagai produser di Info TV. Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Trending