Connect with us

METROPOLITAN

Biaya Kegiatan Bimtek 326 Kades Pandeglang ke Bali Rogoh Kocek APBDes Rp10 Juta

Published

on

Ketua APDESI Kabupaten Pandeglang Ibnu Hajar saat memberikan keterangan pers mengenai Bimtek 326 Kades di Pandeglang ke Bali. (BantenHits.com/Engkos Kosasih).

Pandeglang – Sekitar 326 Kepala Desa se-Kabupaten Pandeglang akan melakukan Bimbingan Teknis (Bimtek) ke Bali. Rencana Bimtek dalam rangka penguatan perencanaan bisnis dan manajemen Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) itu ternyata sudah di agendakan jauh-jauh hari.

Ketua Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Pandeglang, Ibnu Hajar mengatakan anggaran yang digunakan untuk Bimtek sudah tertuang dalam APBDes dengan nominal Rp10 juta per-Desa.

“Iya (Rp10 Juta per-Desa) Kalau enggak menganggarkan darimana uangnya. Kecuali pake uang sendiri bisa aja, yang pasti kita juga enggak akan berani memakai uang negara kalau enggak masuk dalam APBDes,” kata Ibnu, Rabu, 21 Agustus 2019.

Saat disindir, terkait wisata Pandeglang yang masih terpuruk akibat Tsunami Selat Sunda, dan membutuhkan perhatian dari semua pihak. Terlebih, Bupati Pandeglang, Irna Narulita sempat menghimbau agar semua pihak dapat melakukan berbagai kegiatan di wilayah terdampak Tsunami untuk memulihkan pariwisata di Pandeglang.

Ibnu menegaskan, bahwa tujuannya ke Bali bukan untuk berwisata, tetapi untuk belajar.

“Punten kita ke Bali bukan mau wisata, tapi study banding dan Bimtek. Karena di Bali ada beberapa desa yang desanya sukses. Kita mau belajar disana,” jelasnya.

Baca Juga: 326 Kades Berencana Bimtek di Bali saat Wisata Pandeglang ‘Terpuruk’ Pasca Tsunami Selat Sunda

Ibnu membandingkan antara kegiatan yang bakal digelar nanti dengan studi banding yang dilakukan oleh para anggota dewan. Menurutnya, kegiatan desa itu hanya setahun sekali diadakan dan hanya dikenakan biaya Rp10 juta.

“Ini yang saya heran kepala desa cuma setahun sekali mengadakan studi banding dan Bimtek dengan anggaran Rp10 juta setahun pada ribut, sedangkan anggota dewan setahun puluhan kali dengan anggaran ratusan juta pada diam aja,” ujarnya.

Rencananya kegiatan itu bakal dilaksanakan pada tanggal 2 sampai 5 September 2019 dan menginap di Fashion Hotel Legian dan The One Legian Bali. Dalam kegiatan itu juga akan dilakukan kunjungan ke BUMDes Kutuh Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung.

Editor: Fariz Abdullah

Trending