Connect with us

METROPOLITAN

Pilkades Serentak di Kabupaten Tangerang Digelar 8 Desember 2019, Ratusan Balon Jalani Tes Kesehatan

Published

on

Para bakal calon kepala desa yang akan mengikuti Pilkades Serentak di Kabupaten Tangerang 8 Desember 2019, menjalani tes kesehatan di RSUD Paku Haji, Kamis, 22 Desember 2019. (BantenHits.com/ Hendra Wibisana)

Tangerang – Pemilihan kepala desa atau Pilkades Serentak di Kabupaten Tangerang akan digelar 8 Desember 2019. Jadwal ini mundur dari rencana semula 17 November 2019.

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa Kabupaten Tangerang mencatat, sebanyak 153 desa yang tersebar di 33 kecamatan di Kabupaten Tangerang akan menggelar Pilkades Serentak 2019.

Untuk memenuhi persyaratan mengikuti Pilkades Serentak 2019, bakal calon (balon) kepala desa diwajibkan menjalani tes kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Paku Haji dan RSUD Balaraja, Kabupaten Tangerang, Kamis, 22 Agustus 2019.

Menurut Kepala Bidang Pelayanan Penunjang RSUD Paku Haji dr Ferry Irwansyah, pihaknya menerima 121 bakal calon kepala desa dari 53 desa yang melaksanakan pemeriksaan kesehatan.

“Mereka berasal dari sembilan kecamatan, di antaranya Kecamatan Kosambi, Teluk Naga, Paku Haji, Mauk, Sepatan, Sepatan Timur,” terangnya.

Para dokter yang dilibatkan, lanjutnya, melakukan pemeriksaan terhadap balon, mulai pemeriksaan kesehatan fisik, laboratorium, psikotes dan tes urine yang melibatkan masing-masing dokter spesialis.

Sementara itu, Maskota, salah serang balon kepala desa Belimbing, menyambut baik tes kesehatan yang digelar Pemkab Tangerang.

“Tes kesehatan buat para balon kepala desa nantinya sangat bermanfaat. Selain memastikan kesehatan, juga supaya balon kepala desa juga dipastikan bebas narkoba,” jelasnya.

Senada dikatakan Hasanudin, balon Kepala Desa Kosambi Timur. Menurutnya, untuk menjadi kepala desa memang tidak mudah.
Dengan pekerjaan yang sangat menantang untuk membangun desa, perangkat desa harus punya fisik yang kuat.

“Selain mempunyai fisik yang kuat dia juga mampu menyumbangkan ide-ide yang mudah dimengerti oleh masyarakat,” ucapnya.

Hasanudin bertekad, jika dirinya lolos tes kesehatan dan menjadi Kepala Desa Kosambi, dirinya akan membangun SDM masyarakat Kosambi Timur sehingga nantinya masyarakat akan mudah menyerap program dan membangun desanya.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana

Trending