Connect with us

METROPOLITAN

Terduga Begal yang Diamuk Massa di Sidamukti Pandeglang Ternyata Miliki Benda Mematikan

Published

on

Massa memukuli pembunuh guru ngaji di Jayanti, Kabupaten Tangerang. Amuk massa pecah saat pelaku hendak dibawa petugas ke Kantor Polsek Cisoka. (Istimewa)

Pandeglang – Identitas terduga begal motor yang dihakimi massa saat mencoba merampas motor warga di Jalan Raya Panimbang-Labuan, tepatnya di Kampung Sidamukti, Desa Sidamukti, Kecamatan Sukaresmi, Pandeglang, Sabtu malam, 24 Agustus 2019, akhirnya terungkap.

Pemuda tersebut berinisial AK (26) warga Desa Pangkalan, Kecamatan Sobang, Kabupaten Pandeglang. Saat mencoba merampas motor warga, AK ditemani SL.

BACA JUGA: Amuk Massa Kembali Pecah, Kali Ini Terduga Begal Motor di Sidamukti Pandeglang Ramai-ramai Dipukuli

Kanit Sabhara Polsek Patia Ipda Sukoyo melalui keterangan tertulis kepada BantenHits.com mengungkapkan, jajaran Polsek Patia, kini tengah mendalami aksi AK dan SL.

BACA :  Gasak Warung di Ciputat, Dua Pemuda Asal Lampung Terancam 5 Tahun Bui

Saat kejadian, kata Sukoyo, AK dan SL mencoba merampas motor yang dikendarai Yaya Miharja (33) warga Desa Keramat Manik, Kecamatan Angsana, Kabupaten Pandeglang.

Bahkan saat menjalankan aksinya, pelaku juga sempat menodongkan pisau ke tubuh korbannya. Saat itu, korban tengah nongkrong di Jembatan Panimbang dengan keempat temannya.

“Di tengah perjalanan tiba-tiba pelaku langsung mengancam korban dengan sebilah pisau kecil,” kata Sukoyo, Minggu, 25 Agustus 2019.

Namun, tanpa diduga, korban yang sudah diancam melawan sambil berteriak minta tolong. Warga di sekitar akhirnya mengejar AK dan memukulinya. Sementara, SL berhasil kabur.

Setelah kena amuk massa, sekitar pukul 22.00 WIB, Polsek Patia mengamankan pelaku guna penyelidikan lebih lanjut. Polisi juga mengamankan barang bukti motor Honda Beat tanpa surat kendaraan milik korban.

BACA :  3.861 Mahasiswa UMT Ikuti Wisuda ke-10 di ICE BSD, Rektor: SDM Kami Mampu Menjawab Tantangan Global

“Kita langsung amankan pelaku dan barang bukti untuk pengembangan,” jelasnya.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Terpopuler

Please disable your adblock for read our content.
Refresh