Connect with us

METROPOLITAN

Satu Bulan Tumpahan Batu Bara PT Nusantara Terminal Terpadu Dibiarkan Berceceran di Pesisir Pantai Cimanggu, Warga Ancam Turun ke Jalan  

Published

on

Warga Rancapinang, Pandeglang gotong royong membersihkan tumpahan batubara di perairan Pandeglang. (Dok.BantenHits).

Pandeglang – PT Nusantara Terminal Terpadu, Tangerang disebut tidak bertanggungjawab atas tumpahnya 7000 ton batubara di pesisir pantai Kecamatan Cimanggu, Pandeglang pada bulan Juli 2019 lalu.

Satu bulan pasca tumpahnya batubara yang dibawa oleh kapal tongkang BG Nautica 25 milik PT yang beralamat di Jalan Scientia Boulevard Kav. U2 Summarecon Serpong, Tangerang, ceceran batubara masih terlihat menumpuk.

Baca Juga: Terkuak, Tongkang yang Tumpahkan 7 Ribu Ton Batu Bara Milik PT Nusantara Terminal Terpadu Tangeran

Padahal, sejak tumpahnya batubara yang akan di bawa ke PLTU Pelabuhan Ratu, laut di pesisir Kecamatan Cimanggu menghitam.

BACA :  Kondisinya Membahayakan Warga,  Satu dari Tiga JPO Rusak di Kota Serang Ditutup

Warga yang terkena dampak tumpahan batubara berusaha membersihkan ceceran batubara di sekitar pantai. Namun, karena keterbatasan warga hanya mampu membersihkan sebagian.

“Pihak perusahaan harus bertanggungjawab terhadap lingkungan. Kami juga menunggu upaya pembersihan awal dari pihak perusahaan,” kata warga Desa Rancapinang, Cimanggu, Ahmad Kurtusi kepada Bantenhits, Selasa, 27 Agustus 2019.

Ahmad menegaskan jika pihak perusahaan ataupun Pemprov Banten diam terhadap masalah yang terbilang urgen, maka dia dan warga lainnya akan turun ke jalan untuk menuntut tanggungjawab pihak perusahaan dan pemerintah terhadap lingkungan.

“Saat ini, pemerintah dan pihak perusahaan seakan diam, tidak mau mengurusi persoalan yang sipatnya urgen ini. Maka dari itu kami dari pemuda dan warga akan melakukan aksi jika dalam waktu Dua Minggu ini tidak ada tindakan,” tegasnya.

BACA :  Pengumuman Harga Pengganti Runway 3 Ricuh, Ketua KJPP: Saya Tak Mau Bicara dengan Wartawan

Baca Juga: Tumpahan 7 Ribu Ton Batu Bara Buat Lautan Pandeglang Menghitam, Warga Gelisah

Sementara Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Banten, Ir. Husni Hasan tidak merespon upaya konfirmasi dari Bantenhits.

Editor: Fariz Abdullah



Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Terpopuler