Connect with us

METROPOLITAN

Dua Hal Ini Jadi Penyebab Ibu Kota Banten Belum Sandang Kota Layak Anak

Published

on

Wali Kota Syafrudin saat foto bersama pada acara Hari Anak Nasional. (BantenHits.com/Mahyadi).

Serang- Pemerintah Kota Serang menyebutkan untuk menyandang kota layak anak terdapat beberapa persyaratan yang harus dipenuhi. Diantaranya memiliki tempat bermain anak dan taman baca anak di setiap Kecamatan.

Dua hal tersebut rupanya belum dimiliki oleh ibu kota Banten sehingga gagal menyandang kota layak anak.

“Untuk layak anak banyak yang pertama kita kota Serang tidak ada tempat bermain untuk anak di setiap kecamatan perlindungan anak satu persyaratan, kemudian pendidikan, makanya mudah mudahan kedepan taman baca anak setiap kecamatan itu harus ada karna persyaratan layak anak,”kata Wali Kota Serang Syafrudin usai menghadiri acara Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) tingkat Kota Serang, Jum’at 30 Agustus 2019.

BACA :  49 Rumah di Gunung Kencana Lebak Rusak Diterjang Hujan Disertai Angin Puting Beliung

Syafrudin juga meminta agar para orang tua untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak mengingat saat ini era digital sudah tak bisa terelakkan.

“Baik di sekolah maupun masyarakat harus benar benar terkontrol. Karna sekarang ini banyak pelecehan seksual peran orang tua mendidik anak lebih dari segalanya,” tegasnya.

Sementara Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Serang, Toyalis mengaku pada peringatan Hari Anak Nasional (HAN) tahin 2019 ini tidak melibatkan anak jalanan lantaran kebingungan.

“Tidak dilibatkan kita susah karena mereka datangnya tidak bisa di awasi, karna tidak jelas. Sebenarnya untuk anak kita bingung, anak jalanan ini anak siapa, adanya kadang sore kadang malam,” katanya.

BACA :  Nilai UN Capai 90, Puluhan Siswa Berprestasi di Kabupaten Tangerang Justru Tak Jelas Masa Depannya

“Kalau data adanya dinsos ya, anak jalanya poksinya ada di dinas sosial,” pungkasnya.

Editor: Fariz Abdullah



Terpopuler