Connect with us

METROPOLITAN

Mahasiswa Tiba-tiba Datangi BNN Minta Anggota DPRD Kota Serang yang Akan Dilantik Dites Urine

Published

on

Mahasiswa yang tergabung Serikat Mahasiswa Sosialis Demokratik (SWOT) Kota Serang mendadak datangi kantor Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Banten, Jumat, 30 Agustus 2019. Mereka minta anggota DPRD Kota Serang periode 2019-2024 yang akan dilantik dites urine. (BantenHits.com/Mahyadi)

Serang – Pelantikan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Serang, Selasa 3 September 2019. Tiga hari jelang pelantikan, Serikat Mahasiswa Sosialis Demokratik (SWOT) Kota Serang mendadak datangi kantor Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Banten, Jumat, 30 Agustus 2019.

Mahasiswa meminta BNNP Banten untuk melakukan tes urine kepada seluruh anggota DPRD Kota Serang yang baru, guna memastikan anggota dewan bebas narkoba.

Menanggapi hal tersebut, Kepala BNNP Banten Brigjen Pol Tantan Sulistyana menjelaskan bahwa BNNP Banten tidak bisa melakukan tes urine anggota dewan Kota Serang, jika tidak ada permintaan dari intansi terkait, kecuali ada salah satu dewan yang di curigai oleh BNNP mengonsumsi barang haram tersebut.

BACA :  Program Dana Desa Jokowi Tahun 2019 Ditolak Masyarakat Adat Baduy

“Harusnya dari Intansi ini mengajukan ke kita, nanti kita yang datang ke mereka. BNN akan lakukan komunikasi kepada mereka untuk tes, kalau ada yang di curigai dari instansi itu. Tidak ujug-ujug melakukan tindakan,” ujarnya dalam audiensi tersebut.

Ia juga menyarankan mahasiswa untuk berkomunikasi dengan Sekretaris Dewan (sekwan) maupun Ketua DPRD Kota Serang yang baru agar mengusulkan surat pengajuan tes urine kepada BNN Banten.

“Komunikasikan dengan sekwan dan dewan agar instansinya melakukan tes urine,” ucapnya.

Lanjut ia mengharapkan kepada DPRD kota kota melalui pimpinan intansi yang baru untuk aktif lakukan tes urine.

“Dari BNN kapanpun siap, jika misalkan semuanya (45 anggota dewan) kita siap ada alat tesnya. Jadi inisiasinya bukan dari kita, kecuali tadi jika ada yang dicurigai tadi,” tegasnya.

BACA :  Cerita Warga yang Luka dan Serpihan Tubuh yang Dimakan Ayam di Rel Kereta Sumur Pecung Serang

Di akhir audiensi, Tantan meminta mahasiswa untuk aktif dan segera melaporkan jika ada anggota dewan maupun masyarakat biasa yang pengonsumsi barang haram tersebut.

“Laporkan datanya nanti kami akan selidiki penguna dan juga jaringannya, agar terputus pemasoknya otomatis akan tidak dapatkan barang,” harapan Tantan.

Sementara itu Jejen Sekretaris SWOT Kota Serang menjelaskan secara substantif dalam undang-undang pemilu diatur bahwa Calon wakil rakyat harus bebas dari Narkotika yang tertuang dalam pasal 240 ayat (2) huruf “d” disebutkan bahwa Bakal Caleg harus punya surat keterangan bebas dari penyalahgunaan narkoba.

“Namun itu semua bisa dimanipulasi dan tidak ada bukti kongkrit siapa yang bisa mempertanggungjawabkan dihadapan rakyat, karena memang rakyat tidak dilibatkan dalam proses kontrol dan pendampingan tersebut,” tegasnya

BACA :  Studi Banding Anggota DPRD, Dikritik dan Dikritik Lagi

Terkait hal ini, SWOT Kota Serang mendorong BNN untuk melakukan tindakan tes urine saat pelantikan dewan, Terkhusus DPRD Kota Serang.

“Saya rasa tindakan preventif ini harus dilakukan di cegah suapaya tidak terjadi, agar tidak terjerat kasus (narkotika) ini, saya harap BNN lakukan sidak,” paparnya.

Dalam waktu dekat, lanjutnya, ia akan melakukan komunikasi dan mendesak Sekwan maupun ketua DPRD Kota Serang yang baru sesuai yang disarankan oleh kepala BNN Banten.

“Karna memang ini sebagai tindakan koperatif, follow up kedepan, yang kami harapkan dari ketua DPRD demikian apa yang diharapkan kepala BNN Banten untu pemberian surat dari DPRD agar tes urine untuk dewan baru,” harapnya.

“Saya rasa kalau ada tindakan pencegahan dengan tes mendadak tersebut yang kemudian digubris ke halayak umum ini tidak akan menjadi suatu khawatiran,” pungkasnya.

Editor: Darussalam Jagad Syhadana



Terpopuler