Connect with us

METROPOLITAN

Cipayung Ples Gelar Unjuk Rasa saat 85 Anggota DPRD Banten Dilantik, IKA Untirta Berikan Saran Ini

Published

on

Ketua IKA Untirta Banten Asep Busro saat memberikan keterangan pers. (BantenHits.com/Mahyadi).

Serang- Ratusan mahasiswa yang tergabung ke dalam Cipayung Ples berencana akan menggelar aksi unjuk rasa (Unras) di depan kantor DPRD Provinsi Banten, Senin, 2 September 2019. Masing-masing HMI, PMII, IMM, KAHMI, dan GMNI.

Rencananya mereka akan berteriak menyampaikan aspirasi tepat saat 85 anggota DPRD di tanah jawara dilantik atau diambil sumpah.

Menanggapi hal tersebut Ikatan Alumni Untirta (IKA Untirta) menginginkan aksi unjuk rasa berlangsung elegan dan tidak anarkis. Mengingat nama Cipayung ples saat ini tengah santer menjadi pembahasan di media sosial setelah adanya peristiwa anggota polisi yang terbakar saat mengamankan aksi unjuk rasa di wilayah Cianjur, Jawa Barat.

BACA :  Masih Ragu Salurkan Dana Desa, Bupati Erwan Tunggu Juklak Juknis dari Kementerian PDT Lengkap

“Kejadian ini harus hindari, saya himabau adik-adik mahasiswa untuk siapapun melaksanakan aksi, agar melakukan aksi dengan elegan tidak perlu bakar atau lempar batu, mintalah ketemu dan berdialog, kalau perlu bikin dokumentasinya, kalau perlu buat pernyataan,” kata ketua IKA Untirta Asep Busro kepada Bantenhits saat ditemui di ruang kerjanya, Sabtu 31 Agustus 2019.

Dalam setiap aksi, sambung Asep tidak melulu harus diwarnai aksi anarkistis atau bahkan membakar ban. Sesungguhnya, lanjut Asep mereka hanya ingin berjumpa dan berdiskusi dengan para wakil rakyat.

“Kalau mereka kerja sekian waktu tidak memenuhi standar keinginan masyarakat,  suapaya mereka siap mengundurkan diri atau di PAW,”jelasnya.

Asep juga menyarankan untuk anggota DPRD Banten terpilih dan baru dilantik agar berani dan bisa menyempatkan waktu untuk menemui massa aksi unjuk rasa. Tujuannya agar aspirasi yang disampaikan bisa terserap secara utuh dan terhindar dari aksi yang anarkistis.

BACA :  Akan Disahkan 22 Agustus 2019, Nelayan Banten Sebut Raperda RZWP3K Bodong karena Belum Dilengkapi KLHS

“Ini jadi parameter sejauh apa mereka kualitas Anggota dewan itu merespon, ini kan aspirasi. Kalau tidak menyambut mahasiswa, mereka (dewan) tercoret tidak aspiratif,” jelasnya.

“Kemana mereka kalau tidak (ketemu dewan) mereka mau menyalurkan aspirasinya kemana. Saya fikir sah karna menyalurkan aspirasi, saya yakin mahasiswa dan lainya aksi ini untuk mengingatkan DPRD agar bekerja sungguh-sungguh profesional, mengutamakan kepentingan masyarakat banyak dan melaksanakan fungsinya dengan baik,”sambungnya.

Editor: Fariz Abdullah

Terpopuler