Connect with us

METROPOLITAN

Heboh, Mahasiswa Kumala Ditampar Pengamanan Dalam saat Pelantikan 85 Anggota DPRD Banten

Published

on

Pamdal saat mengamankan salah satu mahasiswa yang melemparkan kertas saat berlangsungnya pelantikan 85 anggota DPRD Banten. (BantenHits.com/Mahyadi).

Serang- Pelantikan 85 anggota DPRD Provinsi Banten tak berjalan mulus. Pasalnya ditengah-tengah acara kericuhan sempat terjadi antara Pengamanan Dalam (Pamdal) dengan seorang mahasiswa.

Informasi diperoleh, kericuhan bermula saat empat mahasiswa yang tergabung ke dalam Keluarga Mahasiswa Lebak (Kumala) menghadiri pelantikan para wakil rakyat di tanah jawara yang berlangsung di gedung DPRD Banten. Saat ditengah-tengah acara pelantikan berlangsung salah satu dari keempat mahasiswa itu melemparkan segumpalan kertas ke arah para anggota DPRD Banten yang saat itu tengah diambil sumpah.

Sontak saja hal tersebut membuat suasana menjadi gaduh dan seluruh mata tertuju pada sosok pria yang pelempar kertas rilis yang diketahui bernama Ahmad Jayani itu.

BACA :  HUT ke-47, Korpri Kabupaten Lebak Komitmen Wujudkan Tiga Progam Iti Jayabaya

Tak berselang lama, tim pamdal yang bergerak langsung mengamankan mahasiswa yang mengenakan baju kemeja berwarna abu-abu itu. Namun saat pengamanan, tim pamdal malah menyeret, menampar dan melontarkan kata-kata kasar.

Hal itu terbukti dalam video berdurasi 11 detik yang beredar luas di kalangan awak media.

Ridwan Anggara salah satu masa aksi mengatakan bahwa pelemparan rilis aksi tersebut, bukanlah kegiatan yang di rencanakan, melainkan spontanitas.

“Atas undangan kami menerima undangan, kalau di dalam mengikuti secara hikmat, yang masuk ada empat orang, sejak masuk di curigai pas duduk kami di amankan langsung, pelemparan itu karna terdesak makanya di buang,” jelasnya melalui sambungan telepon.

BACA :  Miliki Dua Paket Sabu, Yus Riandi Diringkus Satresnarkoba Polresta Tangerang

Sebenarnya rilis yang dibawa oleh mahasiswa, di dalam gedung paripurna tersebut untuk di bagiakan kepada para hadirin.

“Rilis belum sempat di bagian, hanya dibagikan di luar, mewakili dari aspirasi dari mahasiswa, cuma dari Kumala yang lakukan aksi di luar kami bawa rilis ke dalam tadinya mau di bagi ke hadiri,” jelasnya.

Pengamanan terhadap mahasiswa tersebut diduga atas kecurigaan, bagian Pamdal DPRD Banten terhadap Mahasiswa yang hadir dalam acara langsung ditarik keluar paripurna.

“Di curigai (mahasiswa) akan melakukan kerusuhan, ada oknum Pandal yang melakukan pemukulan di bagian kepala dan berkata kasar, kita di bawa langsung keluar di usir ke depan kantor dewan,” pungkasnya.

BACA :  Jaman Sebut Beberapa Daerah di Serang Rentan Paham Radikal

Hingga berita ini publish BantenHits.com masih mengupayakan konfirmasi pihal panitia pelantikan anggota DPRD Banten.

Editor: Fariz Abdullah

Terpopuler