Connect with us

METROPOLITAN

Pelajar SMPN 1 Cilegon Mendadak Pingsan dan Histeris Massal, KBM Dihentikan Warga Menduga Kesurupan

Published

on

Suasana seolah SMPN 1 Cilegon tampak sepi setelah pihak sekolah terpaksa meliburkan siswanya. Sekolah memutuskan menghentikan KBM setelah pelajar pingsan dan histeris massal. (BantenHits.com/ Iyus Lesmana)

Cilegon – Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di Sekolah Menengah Pertama Negeri atau SMPN 1 Cilegon terpaksa diliburkan, menyusul sejumlah pelajar mengalami pingsan disertai histeris massal, Senin, 2 September 2019. Warga menduga pelajar mengalami kesurupan.

Informasi yang berhasil dihimpun BantenHits.com menyebutkan, peristiwa tak biasa itu terjadi saat siswa di sekolah yang berada di Kelurahan Jombang Wetan, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon ini tengah mengikuti upacara bendera di halaman sekolah.

Mendadak, beberapa siswa di sekolah unggulan ini jatuh pingsan bahkan ada yang berteriak histeris hingga menangis. Para guru yang saat itu juga mengikuti upacara bendera langsung bergerak cepat menolong dan mengevakuasi siswa yang mengalami gejala itu.

BACA :  Inspektorat Kota Tangerang Investigasi Lurah Minta THR ke Pengusaha

RF, salah seorang siswa mengungkapkan, jumlah siswa yang mengalami pingsan dan histeris diperkirakan mencapai puluhan orang dan terjadi secara beruntun. Pihak sekolah terpaksa memulangkan seluruh murid untuk menghindari hal-hak yang tidak diinginkan.

“Pas upacara banyak yang kesurupan dan secara beruntun. (Jumlahnya) banyak. (Ada yang) tertawa, teriak, ada yang nangis dan histeris. Sempet ada yang dateng ustaz tapi gak tau siapa itu yang ngedatenginnya. (Mungkin) guru,” katanya saat ditemui di lokasi sekolah.

Mayoritas yang mengalami kesurupan itu, lanjut RF, merupakan siswa perempuan. Ia menduga kesurupan terjadi buntut dari para siswa-siswi SMPN 1 Cilegon melakukan perkemahan Sabtu-Minggu (Persami) di sekolah.

Menurut RF, sekolahnya diketahui merupakan bekas area penjara pada zaman penjajahan Belanda.

BACA :  Balai Karantina Hewan dan Tumbuhan Bandara Soetta Gagalkan Penyelundupan Ular Sanca Batik

“Udah pada pulang semua. Kebanyakan (yang kesurupan) perempuan. Sebelumnya memang ada persami kalau sebelumnya ada yang ngejagain tapi kalau kali ini sih sepertinya kecolongan. Kalau jumlahnya lebih dari dua puluh orang” ujarnya.

Siswa Kelelahan

Kepala SMPN 1 Cilegon Rulyanto Fadil membantah jika siswa-siswi di sekolah tersebut mengalami kesurupan masal. Menurutnya, siswa SMPN 1 Cilegon kemungkinan kelelahan.

Rulyanto Fadil membenarkan jika pada saat pelaksanaan upacara bendera terdapat beberapa siswa yang jatuh pingsan akibat kelelahan.

“Siswa mungkin kelelahan, dan ada juga siswa yang asam lambungnya naik bukan kesurupan masal. Seluruh siswa kita pulangkan untuk hari ini saja KBM kita liburkan sementara, serta saat ini kondisi sekolah sudah normal.” tandasnya.

BACA :  Simpan Delapan Paket Tembakau Gorila, Pemuda di Pandeglang Ditangkap Polisi

Editor: Darussalam Jagad Syahdana

 



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler