Connect with us

METROPOLITAN

PWNU Usul Tanah Jawara Jadi Tuan Rumah Muktamar ke 34 Nahdlatul Ulama

Published

on

Sekretaris PWNU Banten Amas Tajuddin saat memberikan keterangan pers. Ia mengaku telah mengusulkan agar Banten menjadi tuan rumah Muktamar ke 34 NU. (BantenHits.com/Mahyadi).

Serang- Pengurus Wilayah Nahdatul Ulama (PWNU) Provinsi Banten mengusulkan tanah jawara agar menjadi tuan rumah pelaksanaan Muktamar ke 34 Nahdlatul Ulama.

Usulan tersebut sudah dilayangkan ke Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Di mana selain Provinsi Banten juga ada sekitar 6 wilayah lainnya yang mengusulkan jadi tuan rumah Muktamar yang akan diselenggarakan pada Agustus-September 2020.

Amas Tadjuddin Sekretaris PWNU Banten mengaku sudah memberikan berkas dan persentasi, namun PBNU memberikan catatan agar PWNU mendapatkan dukungan penuh  Gubernur Provinsi Banten Wahidin Halim.

“PWNU Banten kita menyatakan kesiapan untuk jadi tuan rumah NU 2020, dengan catatan insfratruktur untuk perlengkapan dan dukungan terhadap kegaiatan tersebut harus ada dukungan pemerintah daerah dalam hal ini Gubernur,”kata Tajuddin kepada awak media usaii pengajian di Pemkot Serang, Senin 9 September 2019.

Sejauh ini, sambung Tajuddin, gubernur juga sudah mendukung redaksinya dalam surat siap mendukung dan memfasilitasi dalam bentuk kegiatan atas terselenggaranya muhtamar 2020 di Banten.

“Surat sudah sudah layangkan di bulan lalu cuma kemarin kita antar dan prestasi, yang berat kesiapan infrastruktur seperti pembukaan titiknya dimana, kita ajukan perencanaan pembukaan di Banten lama, panggung utama di pesantren KH Ma’ruf Amin Tanara,” tegasnya.

Untuk menampung 5 ribu peserta muktamar, Tajuddin juga mengklaim telah menyiapkan beberapa penginapan yang layak meskipun diyakini masih belum menutupi kuota peserta.

“Kalau pesantren tidak cukup di situlah pentingnya dukungan gubernur, kita menyiapkan tenda untuk para peserta yang di perkirakan 7 sampai 10 ribu di pembukaan, kalau yang stay itu ada 5 ribu peserta,” tegasnya.

Setelah pembukaan di Banten lama peserta akan melintasi jalan lingkar sawah Luhur sampai Tanara.

“Jika pemerintah ok, kan kita dananya dari sana,”tandasnya.

Editor: Fariz Abdullah

Trending