Connect with us

METROPOLITAN

Dongkrak Perekonomian, Warga Pulomerak Antusias Sambut Pembangunan PLTU 9-10

Published

on

Warga ketika berdiskusi mengenai pembangunan PLTU Jawa 9-10 di Kota Cilegon. (BantenHits.com/Iyus Lesmana).

Cilegon- Warga Kecamatan Pulomerak ramai-ramai antusias menyambut proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Jawa 9 dan 10. Pasalnya mereka menilai proyek besar itu dapat mendongkrak perekonomian masyarakat, juga akan ramah lingkungan.

Sambutan positif itu salah satunya diberikan oleh kalangan nelayan. Mereka meyakini pembangunan yang dillakukan PT Indo Raya Tenaga (IRT) bersama Doosan Heavy Industries and Construction dan PT Hutama Karya (HK) ini memiliki sejumlah solusi untuk menemui harapan masyarakat Suralaya.

“Pembangunan apapun pasti ada dampak polusinya. Tapi kami berharap, teknologi yang lebih ramah lingkungan bisa lebih digunakan seperti dipaparkan. Dan, adanya unit 9 dan 10 ini bisa membantu anak-anak nelayan, salah satunya dilibatkan tentang pekerjaan,”kata Rebudin, pengurus nelayan Pangkalan Nelayan Suralaya di sela agenda Sosialisasi  Penyampaian Keluhan oleh Proyek PLTU Jawa unit 9 dan 10. Selasa, 10 September 2019.

Senada dikatakan Pangit Sekretaris Himpunan Nelayan Indo esia di Suralaya. Ia berharap teknologi PLTU baru ini bisa lebih ramah lingkungan, dan mengembalikan habitat ikan lebih baik. Diakuinya, kalangan nelayan sendiri siap dilibatkan dalam pekerjaan lain, yang diperlukan dalam pembangunan ini. 

“Adanya proyek ini kesempatan besar untuk nelayan. Semoga bisa dilibatkan gitu ya, untuk aktivitasnya. Selalu ada kegiatan di laut atau di darat, selalu dilibatkan nelayan,”tandasnya.

Sementara, Manajer Humas dan Perizinan PT Hutama Karya, Yusuf menerangkan pembangunan PLTU Jawa 9 dan 10 ini berpeluang adanya kerja yang lebih banyak untuk masyarakat sekitar. Namun, semua tentu harus melewati prosedur baku.

“Sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan dalam kontrak maupun regulasi negeri kita, setiap proyek harus memberdayakan warga lokal. Jadi dari kami pun, kontraktor sudah menyusun mekanisme agar keterlibatan warga lokal ini bisa terakomodasi. Nanti kita akan siapkan tempat untuk masukkan lamaran. Kita akan identifikasi lamarannya, kalau memang sesuai akan kita panggil,” jelasnya.

“Aspirasi masyarakat nantinya akan dikomunikasikan dan dibahas lebih lanjut pada internal perusahaan untuk selanjutnya bisa disikapi. PLTU Unit 9-10 tak hanya unggul di teknologi, tapi juga insyaa Allah pengelolaan,”timpal Hamim Koordinator Perizinan dan Pengembangan PLTU Suralaya Unit 9 dan 10 PT Indo Raya Tenaga.

Editor: Fariz Abdullah

Trending