Connect with us

BERITA KANDIDAT

Panas Pilkada Pandeglang 2020! Trah Jayabaya Goyang Keluarga Dimyati

Published

on

Agus Wisas (kanan) mengambil formulir pendaftaran calon bupati Pandeglang di Kantor DPC PDIP Pandeglang. Agus mengaku mewakili keluarga Jayabaya. (BantenHits.com/Engkos Kosasih)

Pandeglang – Pilkada Pandeglang 2020 diprediksi panas, setelah dua trah paling berpengaruh di Banten, yakni trah Jayabaya dan Dimyati Natakusamah akan bertarung memperebutkan kursi nomor satu dan dua di kabupaten yang baru lepas dari status daerah tertinggal ini.

Gong pertarungan trah Jayabaya vs Dimyati Natakusamah ditabuh Agus Wisas melalui pengambilan formulir pendaftaran calon bupati Pandeglang di DPC PDI Perjuangan Pandeglang di Jalan Raya Pandeglang – Maja tepatnya di Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, Senin, 16 September 2019.

Dua hari sebelumnya, Sabtu, 14 September 2019, Bupati Pandeglang Irna Narulita telah lebih dulu mengambil formulir di PDIP.

Agus Wisas adalah kader PDIP yang juga menantu Mulyadi Jayabaya. Saat ini Agus menjabat Wakil Ketua Kadin Provinsi Banten. Sementara Irna Narulita adalah istri politisi gaek Dimyati Natakusamah yang pernah menjabat bupati Pandeglang selama dua periode.

Dua trah ini ‘sukses’ menempatkan anak-anak dan anggota keluarga di jabatan eksekutif dan legislatif. Kekuasaan keluarga Jayabaya dominan di Kabupaten Lebak yang saat ini dipimpin anaknya, Iti Octavia Jayabaya. Sementara Dimyati menguasai Pandeglang yang saat ini dipimpin istrinya.

“Sejak dibuka penjaringan calon bupati, sudah ada empat nama yang mendaftar, Thoni Mukson, Aap Aptadi, Irna Narulita dan  Agus Wisas,” kata Ketua Tim Penjaringan PDIP Pandeglang, Deden Hertandi, Senin, 16 September 2019.

Miris dengan Kondisi Pandeglang

Agus Wisas mengaku mengambil formulir pendaftaran calon bupati Pandeglang atas nama keluarga besar JB. Alasan keluarga JB mencalonkan diri di Pandeglang, karena merasa miris massa kepemimpinan Irna Narulita – Tanto W Arban masih banyak infrastruktur dan pelayanan yang buruk.

“Sementara di tengah infrastruktur buruk, bupatinya membeli mobil mewah. Sehingga hal ini membuat kami terusik, karena keluarga kami banyak di Pandeglang,” kata Agus.

Kendati demikian, Agus belum memastikan siapa keluarga Jayabaya yang bakal maju pada pilkada Pandeglang nanti. Lantaran, sejauh ini pihaknya masih menggodok tiga nama anak JB yang akan maju di pilkada.

“Ada tiga nama yang masih kita godok di antaranya, Diana Jayabaya, Hasbi Jayabaya, dan Nabil Jayabaya. Nanti pas penyerahan berkas ke PDIP pasti sudah ada satu nama,” jelasnya.

Agus menambahkan, banyaknya infrastruktur dan pelayanan yang masih buruk di Pandeglang, membuat beberapa tokoh di Kabupaten Pandeglang mengadu ke pria yang populer disapa JB. Mereka meminta JB berkenan mancalonkan keluarganya di Pandeglang.

Selain itu, ibu dan keluarga JB diketahui berasal dari Kabupaten Pandeglang, sehingga Agus mengklaim bahwa JB bukan orang lain bagi masyarakat Pandeglang.

“Banyak tokoh dan keluarga yang meminta keluarga JB maju di Pilkada Pandeglang, keluarga kami banyak di sini. Pak JB Ibunya orang Cimanuk, bahkan tahun-tahun kemarin, untuk mengingat ibunya Pak JB membangun masjid di Cimanuk,” jelasnya.

Agus beranggapan, masyarakat di Kabupaten Pandeglang merindukan infrastruktur dan pelayanan yang baik. Sehingga hal ini, membuat dirinya optimistis mampu bersaing dengan keluarga Dimyati.

“Memang tidak mudah melawan incumbent,  tetapi kami optimis, kami datang ke sini Bismillah dan masyarakat di sini merindukan pemimpin yang baik,” tandasnya.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana

Trending