Connect with us

METROPOLITAN

Ditpolairud Polda Banten Bangun Gedung Crisis Center di Jalan Suralaya Cilegon

Published

on

Kapolda Banten Irjen Tomsi Tohir Saat Lakukan Peletakan Batu Pertama Proses Pembangunan Gedung Crisis Center. (BantenHits.com/Iyus Lesmana).

Cilegon- Ditpolairud Polda Banten membangung Gedung Crisis Center di Jalan Suralaya, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, Rabu, 18 September 2019. Tujuannya untuk meningkatkan kesiapan para anggota kepolisian dalam menghadapi kerawanan bencanan di tanah jawara.

Groundbreaking Ceremony pembangunan Gedung Crisis Center ini dibuka secara langsung oleh Kapolda Banten Irjen Tomsi Tohir.

Dalam sambutannya, Tomsi mengatakan wilayah Banten merupakan wilayah yang cukup rawan bencana. Sebab itu, pihak kepolisian khususnya Ditpolairud Polda Banten harus selalu siap dalam mengantisipasi kemungkinan yang tidak diinginkan.

“Harapan kita semua dengan adanya dibangunnya gedung Crisis Center ini kita punya satu tempat untuk melakukan koordinasi yang bisa digunakan secara bersama-sama,”kata Tomsi.

Ia membeberkan bahwa terdapat banyak pipa-pipa minyak dan kabel-kabel yang berada di bawah Perairan Selat Sunda. Perlu diketahui kegiatan lalulintas kapal di Selat Sunda termasuk yang terpadat di Indonesia dan itu dirasa sangat menghawatirkan bagi para kapal.

“Berikut juga disini banyak objek vital, disini ada PLTU, pabrik kimia, kemudian beberapa pabrik yang lain yang investasinya luar biasa dan jumlah buruhnya cukup banyak, dengan adanya gedung ini harapannya nantinya SOP (Standar Operasional Prosedur), sehingga bagaimana kita melakukan sesuatu kegiatan apabila terjadi hal-hal yang terburuk,” bebernya.

Selain untuk mempermudah dalam berkoordinasi, tambah Tomsi dengan adanya gedung Crisis Center tersebut dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan anggota sehingga dapat meminimalisir kerugian akibat bencana alam dan sebagainya.

“Kemudian gedung ini juga bagaimana kita membuat SOP dalam rangka pencegahan, berupa apa? pelatihan-pelatihan, jadi bila terjadi hal yang terburuk dapat mengurangi kerugian materil maupun jiwa, harapannya seperti itu,” imbuhnya.

Ditempat yang sama, Direktur Polairud Polda Banten Kombes Pol Nunung Syaifudin mengatakan bahwa pembangunan gedung Crisis Center tersebut merupakan hasil hibah PT China National Offshore Oil Corporation (CNOOC).

“Kami berharap gedung Crisis Center ini bisa bermanfaat untuk masyarakat Banten,” tandasnya.

Editor: Fariz Abdullah

Trending