Connect with us

METROPOLITAN

Sebelum Membunuh dan Memperkosa Gadis Baduy Luar, Pelaku Sering Akses Dua Aplikasi Khusus Dewasa

Published

on

Dua dari Tiga Pelaku pembunuhan dan pemerkosa gadis baduy luar saat menjalani rekonstruksi. (FOTO: Tangkap Layar Video).

Lebak- AMS (19), MF (18), Ar (15) tega melakukan perbuatan keji terhadap remaja suku baduy luar, Jumat, 30 Agustus 2019. Ketiganya terbukti membunuh dan memperkosa gadis asal Kampung Karahkal, Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar.

Kasus yang membuat seluruh masyarakat tercengang ini memasuki babak baru. Ketiga pelaku telah melakukan rekonstruksi dengan memeragakan 23 adegan.

Baca Juga: Tiga Pelaku Pembunuh Sadis dan Pemerkosaan Gadis Baduy Luar Jalani Rekonstruksi, 23 Adegan Diperagakan

Dalam rekonstruksi terkuak banyak fakta salah satunya tindakan sadis AMS yang memberondong bacokan terhadap S (13) hingga menyembelihnya bak hewan kurban.

Rupanya, fakta baru juga mulai bermunculan. Salah satunya ide awal ketiga pelaku tega membunuh dan memperkosa mayat gadis berkulit putih itu.

Penasihat hukum ketiga pelaku, Koswara Purwasasmita menerangkang usai rekonstruksi ketiganya di konfrontir. Dari situ, sambung Koswara terkuak bahwa Ar dan AMS kerap mengakses dua aplikasi khusus dewasa yang menayangkan gambar dan video porno.

“Ya, usai konfrontir di HP milik Ar ada aplikasi khusus dewasa bernama ‘SiMontok’ sedangkan AMS aplikasi ‘VidHot’,”kata Koswara saat dihubungi BantenHits, Rabu, 18 September 2019.

Koswara juga menuding ketiga pelaku disinyalir mulai terobsesi untuk memperkosa karena seringnya mengakses aplikasi yang bisa dengan mudah di dapatkan di Playstore ataupun google itu.

“Sebagai penasihat hukum juga orang tua, saya juga menghimbau agar para keluarga, orang tua untuk mengawasi penggunaan gadget terhadap anak. Karena khawatir banyak hal negatif yang bisa di akses anak dan mempengaruhi pikiran dan kondisi tubuhnya,”imbuhnya.

Sebelumnya diberitakan, Kasus pembunuhan sadis dan pemerkosaan warga baduy luar memasuki babak baru. Ketiga pelaku AMS (19), Ar (15) dan MF (18) menjalankan rekonstruksi di Mapolres Lebak, Senin, 16 September 2019.

Mereka menjalankan 23 adegan dalam rekonstruksi yang disaksikan penasihat hukum dan Kejaksaan Negeri Lebak.

Editor: Fariz Abdullah

Trending