Connect with us

EKONOMI & BISNIS

Pengusaha di Cilegon Kompak Bentuk Koperasi Berbasis Digital

Published

on

Para pengusaha di Cilegon saat membahas pembentukan Koperasi berbasis digital. (BantenHits.com/Iyus Lesmana).

Cilegon- Ratusan pengusaha di Kota Cilegon yang tergabung ke dalam Forum Komunikasi Pengusaha Cilegon (FKPC) membentuk koperasi kerakyatan. Tujuannya untuk mendongkrak ekonomi kerakyatan kecil dan menengah di Kota Baja.

Husen Saidan Ketua FKPC mengatakan koperasi tersebut bernama Koperasi Cilegon Mandiri Sejahtera. Rencananya koperasi tersebut akan dilakukan pada bulan Desember 2019 mendatang. Pasalnya, saat ini para pengurus dan anggota tengah mengurus izin untuk pembentukan koperasi.

“Badan usahanya sama seperti koperasi yang lain namun kita akan kembangkan warung kerakyatan, kuliner dan budaya yang akan kita tarik dari seluruh anggota FKPC,” kata Husem saat memberikan keterangan kepada wartawan, Kamis, 19 September 2019.

Untuk menunjang usaha kecil kerakyatan, menurut Husen koperasi juga akan membentuk warung rakyat sejahtera (waras). Keberadaan waras diharapkan dapat mengalahkan pamor toko waralaba. Sehingga perputaran uang akan berada di sekitar masyarakat dan tidak dimonopoli oleh satu kalangan.

“Dengan adanya koperasi nanti kan semua rata tidak ada yang naik banget atau turun banget,”ujarnya.

Husen juga mengaku tidak menutup kemungkinan Waras yang berdiri di setiap keluarhan di kota Cilegon akan di operasikan secara digitalisasi hal itu di peruntukan untuk menunjang revolusi digital 4.0.

“jika ada warga yang ingin membeli barang semisal sembako, bisa langsung memesan lewat aplikasi. Dan kita berdayakan tukang ojek yang ada di pangkalan,”tandasnya.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Koperasi dan UMK Kota Cilegon, Tatang Muftadi menyambut baik adanya langkah para pengusaha Cilegon di FKPC untuk membentuk suatu koperasi.

“Saya mengapresiasi masyarakat dan kalangan pengusaha yang ingin mendirikan koperasi. Jadi intinya siapapun bisa mendirikan koperasi yang penting syarat-syaratnya ditempuh, kita hanya merekomendasikan,  karena kementerian lah yang memberikan izinnya,”ucapnya.

Editor: Fariz Abdullah

Trending