Connect with us

METROPOLITAN

Bukan Jantungnya, Warga Ungkap Babi Hutan Besar yang Mengamuk di Banjarsari Mati Setelah Bagian Tubuhnya Ini Ditusuk

Published

on

Babi hutan yang mengamuk di Kampung Mayabon dan Perumahan RSS Pemda, Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Minggu, 22 September 2019, mati diamuk massa. (Istimewa)

Serang – Seekor babi hutan berukuran besar mengamuk di Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Minggu, 22 September 2019.

Dua warga Kampung Mayabon, Agus dan Sutami mengalami luka setelah digigit babi hutan tersebut. Diketahui, sebelum masuk Perumahan RSS Pemda, babi hutan telah lebih dulu mengamuk di Kampung Mayabon, yang berdampingan dengan perumahan.

BACA JUGA: Sebelum Lukai Warga di Masjid Nurul Amal, Ternyata Taring Babi Hutan Telah Merobek Bagian Tubuh Warga Mayabon

Wartawan BantenHits.com Mahyadi menelusuri asal babi hutan yang masuk ke permukiman warga tersebut dengan mendatangi Kampung Mayabon, yang menjadi awal dari dari cerita babi hutan yang menggegerkan tersebut.

BACA :  Kantor Kecamatan Karawaci Wakili Kota Tangerang Perkantoran Sehat Tingkat Provinsi Banten

Di Kampung Mayabon, BantenHits.com mewawancarai Sapaat (40) di rumahnya. BantenHits.com juga mewawancarai Rifki Hakim warga perumahan RSS Pemda yang mengetahui detik-detik babi hutan masuk perumahan.

“Awalnya siang itu pada ngumpul anak-anak (di acara santunan), datang Bapak Agus itu sambil bawa pacul. Babi masuk ke dalam masjid ditutup semua pintu depan belakang,” jelas Rifki.

Warga Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, diserang babi hutan di Halaman Masjid Nurul Amal. Warga terlihat duel dengan babi hutan yang dikepung warga karena masuk komplek masjid.(Foto: Istimewa)

Tidak hanya Agus, ia menyebutkan banyak warga Kampung Mayabon yang beramai-ramai mengunakan alat seperti bampu, golok dan paku mengejar babi hutan.

BACA :  Satpol PP Lebak Tertibkan PKL Bandel di Jalan Hardiwinangun

“Warga lainya di luar Pak Agus ini masuk sama warga ke (perumahan) RSS Pemda. Pas masuk masjid, babi balik kanan nyerang Pak Agus. Digigit tangan tidak parah,” katanya.

Sebelum ditangkap warga, lanjutnya, babi itu sempat Kabur lewat samping masjid dan lari ke arah SD Banjarsari 5. Di tempat inilah warga menangkap dengan cara ditusuk bagian kepala babi.

“Baru kali ini kejadian babi masuk perumahan,” pungkasnya.

Setelah babi tersebut mati diamuk masa pihak kepolisian langsung mengamankan babi hutan ke Polsek Cipocok.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Terpopuler