Connect with us

Berita Pemda

Ada Gebrak Pakumis Plus, Selamat Tinggal Kawasan Kumuh dan Kemiskinan di Kabupaten Tangerang!

Published

on

Sekda Kabupaten Tangerang Moch. Maesyal Rasyid (kanan) bersama Kepala Dinas Perumahan, Permukiman dan Pemakaman Kabupaten Tangerang, Iwan Firmansyah saat sosialisasi Perbub No. 63 Tahun 2019 tentang Gebrak Pakumis Plus.(FOTO: Dinas Infokom Kabupaten Tangerang)

Tangerang – Gebrak Pakumis selama kurun 2014-2019 sukses mengurangi kawasan kumuh di Kabupaten Tangerang. Gebrak Pak Kumis adalah program Pemerintah Kabupaten Tangerang yang merupakan akronim dari gerakan bersama rakyat atasi kawasan padat, kumuh, dan miskin.

Untuk menyempurnakan program ini dan menambahkan nilai manfaat untuk warga, Dinas Perumahan, Pemukiman, dan Pemakaman Kabupaten Tangerang meluncurkan Gebrak Pakumis Plus, yakni gerakan bersama rakyat atasi kawasan padat, kumuh, miskin dan dan pemberdayaan lingkungan sosial ekonomi.

BACA :  Optimalkan E-Goverment, Pemkab Serang Gandeng BSSN

Gebrak Pakumis Plus diatur melalui Perbub No. 63 Tahun 2019 tentang Gebrak Pakumis Plus. Peraturan ini disosialisasikan Dinas Perumahan, Permukiman, dan Pemakaman, Kabupaten Tangerang di Ruang Bola Sundul Gedung Usaha Daerah Kabuoaten Tangerang. Rabu, 2 Oktober 2019.

Kepala Dinas Perumahan, Pemukiman, dan Pemakaman Kab. Tangerang Iwan Firmansyah mengatakan program Gebrak Pakumis Plus merupakan program unggulan Kabupaten Tangerang yang tertuang dalam RPJMD 2019-2023 Kabupaten Tangerang.

Menurut Iwan, pogram tersebut sebelumnya hanya membangun dan membedah rumah saja, namun saat ini ditambah dengan pemberdayaan masyarakatnya.

“Saat ini program Gebrak Pakumis ada plusnya, ya plusnya itu adalah membangun lingkungan, sosial, dan ekonomi masyarakatnya. Jadi bukan hanya rumahnya saja yang kita bedah tetapi ekonominya juga, agar masyarakat tersebut bisa tumbuh menjadi masyarakat yang sejahtera,” ucap Iwan dalam keterangan tertulis.

BACA :  Asyik! 250 Pelajar di Pakuhaji Dapat Modem Gratis dari Kapolda Metro Jaya

Iwan menambahkan, bahwa kegiatan ini sudah dan akan dilaksanakan dan mudah-mudahan dengan diadakannya sosialisasi ini dapat memberikan gambaran kepada camat di setiap wilayah supaya dapat memberikan dukungan terhadap program ini.

“kita perlu kolaborasi dengan beberapa OPD yang terkait dengan penataan lingkungan kawasan permukiman sekaligus pemberdayaan ekonominya, karena target tahun ini sebanyak 1.000 rumah,” katanya.

Sementara itu Sekda Kab. Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengungkapkan, dirinya sangat berterimakasih kepada Dinas Perkim dan jajarannya yang sudah berusaha untuk menggandeng pihak konsultan, pihak narasumber dalam hal ini dari Unpad Bandung maupun dari Unis Tangerang dalam rangka menyempurnakan program Gebrak Pakumis Plus.

“Saya berharap ini bisa kita pertajam beberapa komitmen, sebelumnya Program Gebrak Pakumis ini mengacu kepada Perbup 42 Tahun 2016 pada saat itu gebrak pakumis yang lama hanya terkait dengan fisiknya saja dan dalam Perbub. No. 63 Tahun 2019 ada tambahan plusnya yakini meningkatlan kesejahteraan masyarakatnya juga,” ucap Sekda.

BACA :  Lantik Dirut Perumdam TKR Periode 2020-2025, Zaki Ingin 100 Ribu Sambungan Langsung Terpasang Tiga Tahun

Sekda menambahkan, sejak 2012-2018 yang lalu, pemerintah daerah melalui Bappeda sudah berhasil membangun/merehab rumah sebanyak 6.694 unit dan pada tahun 2019 ditargetkan sebanyak 1.000 unit yang akan dibangun.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-2015 bekerja sebagai produser di Info TV (Topaz TV). Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Terpopuler