Connect with us

BERITA KANDIDAT

Akademisi Ungkap Peringatan ‘Seguru Seilmu Jangan Ganggu’ Tanda Dimyati Merasa Kekuasaannya Terancam JB

Published

on

Dosen Komunikasi Politik Universitas Mathla’ul Anwar (UNMA) Banten Atih Ardiansyah menilai, peringatan Dimyati agar trah JB tidak ikut mencalonkan dalam Pilkada Pandeglang 2020.(Foto: Dok. Pribadi)

Pandeglang – Peringatan yang diberikan Ahmad Dimyati Natakusuma suami dari Bupati Pandeglang, Irna Narulita kepada Trah Mulyadi Jayabaya (JB) agar tidak maju dalam perhelatan Pilkada Pandeglang tahun 2020 mengindikasikan Dimyati merasa kekuasaannya terancam oleh Trah JB.

Hal itu diungkapkan Dosen Komunikasi Politik Universitas Mathla’ul Anwar (UNMA) Banten Atih Ardiansyah. Menurutnya, dari pengakuan Dimyati bahwa Pandeglang adalah kekuasaannya, mengandung pesan bahwa beberapa pihak yang selama ini bermain dengan isu kandidasi bukanlah ancaman baginya.

“Namun setelah JB melakukan manuver politik, Dimyati pun bereaksi sehingga mengindikasikan bahwa Dimyati merasa terganggu (Oleh JB) dan di level yang lebih parah merasa ‘Terancam’,” katanya, Sabtu, 5 Oktober 2019.

BACA :  Kolega Fahri Hamzah di Partai Gelora Soroti Adu Jargon di Pilkada Cilegon; Sukses Cilegon Tak Boleh Henti vs Spirit perubahan Sama-sama Trik

Waspadai Kelompok Rau!

Namun, Atih meragukan gertakan dari Tim JB yang galak di media sosial maupun media cetak dan elekronik, sebagai bentuk perlawanan politik. Malah, Atih menilai bahwa gertakan itu hanya lobi politik saja, mengingat ada kelompok Rau yang belum melakukan manuvernya.

“Dimyati maupun JB menyadari benar kekuatan Rau,” jelasnya.

Atih juga berasumsi saat ini JB tengah memanfaatkan kevakuman Rau dengan mencoba berkoalisi dengan Dimyati, karena jika kelompok Trah JB dengan Trah Dimyati berkoalisi kemungkinan pertarungan Pilkada akan seimbang. Tetapi sebaliknya, jika Trah Dimyati berkoalisi lagi dengan kelompok Rau, kemungkinan Trah JB untuk menang sangat kecil

“Fenomena politik dalam peta pilkada Pandeglang, dari sisi komunikasi tak lain tentang lobi antara tiga kekuatan besar yaitu Dimyati, JB dan Rau. Dengan karakternya masing-masing, ketiga kelompok kuat ini sedang melakukan cek ombak,” jelasnya.

BACA :  Ada Deklarasi Dukung Kotak Kosong, Begini Tanggapan KPU Tangerang

Menurut Atih, dalam posisi seperti ini kelompok Rau di Pilkada Pandeglang sangat diuntungkan, karena kedua trah tersebut sama-sama memburu kelompok Rau.

“Ya, jadi yang diuntungkan mah kelompok Rau,” tandasnya

Editor: Darussalam Jagad Syahdana

Terpopuler