Connect with us

METROPOLITAN

Bayi Perempuan dalam Tas Bertuliskan Anak dan Menantu Ratu Atut Gegerkan Warga Perumahan Permata Hijau

Published

on

Bayi perempuan ditemukan dalam tas hitam bertuliskan nama-nama anak dan menantu Ratu Atut Chosiyah di Perumahan Permata Hijau. Bayi perempuan tersebut ditemukan dalam kondisi hidup. (Foto: istimewa)

Serang – Warga Perumahan Permata Hijau, Kawasan Kota Serang Baru, Kelurahan Banjaragung, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, geger menyusul ditemukannya sosok bayi di dalam tas hitam di pinggir jalan Kawasan Kota Serang Baru, Minggu pagi, 6 Oktober 2019 sekitar pukul 07.30 WIB.

Saat ditemukan, bayi berjenis kelamin perempuan tersebut dalam kondisi hidup serta masih dilengkapi ari-ari. Bayi dibungkus dalam tas jinjing bertuliskan keluarga Ratu Atut Chosiyah, mulai dari Andika Hazrumy, Andiara Aprilia, dan Adde Rossi.

Kanit Reskrim Polsek Cipocok Jaya Iptu Tatang Sutisna mengatakan, bayi tersebut ditemukan oleh salah satu warga bernama Herman (46) saat hendak melewati jalan tersebut sekira pukul 07.30 WIB.

Ketika itu, Herman melihat tas berwarna hitam yang tergeletak di pinggir jalan, tepatnya di semak semak. Karena curiga ia kemudian memanggil tetangganya untuk memeriksa isi dalam tas itu. 

“Setelah diperiksa, di dalam tas isinya seorang bayi perempuan dalam keadaan masih hidup namun tanpa memakai baju dan masih lengkap dengan ari-arinya,” kata Tatang.

Tas hitam bertuliskan nama-nama anak dan menantu Ratu Atut Chosiyah yang digunakan untuk pembungkus bayi perempuan yang dibuang di pinggir jalan. (Foto: Istimewa)

Terkejut dengan temuannya itu, Herman melapor ke pihak kepolisian Sektor Cipocok Jaya. Dari hasil pemeriksaan, sementara, bayi tersebut dalam keadaan sehat dan berjenis kelamin perempuan, kulit putih dan berat 2.2 Kg

“Bayi tersebut untuk sementara dibawa ke bidan tidak jauh dari tempat kejadian untuk perawatan,” paparnya

Tatang menambahkan bayi tersebut kemungkinan baru lahir karena masih merah dan dilengkapi ari-ari.

“Kita masih lidik untuk mencari orangtua bayi kemudian saat ini penyidik sedang berkoordinasi dengan Dinas terkait seperti TP2TPA dan Dinas Sosial,” pungkasnya.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana

Trending