Connect with us

METROPOLITAN

Pemkab Lebak Dorong Pencari Kerja di PT Parkland Word Indonesia yang Tertipu Calo Lapor Polisi

Published

on

Pencari kerja warga Rangkasbitung melaporkan dugaan penipuan ke Polsek Rangkasbitung, Kamis, 3 Oktober 2019. Mereka disuruh menyetor uang supaya bisa kerja di PT Parkland World Indonesia (PWI), tapi pekerjaan yang dijanjikan tak didapat.(BantenHits.com/ Fariz Abdullah)

Lebak– Pemerintah Kabupaten Lebak melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) mendorong para pencari kerja (Pencaker) di PT Parkland Word Indonesia (PWI) Rangkasbitung melapor ke pihak kepolisian, menyusul, maraknya isu pungutan liar yang dilakukan pihak-pihak tak bertanggungjawab dalam rekruitmen tenaga kerja di pabrik pembuatan sepatu itu.

“Setuju dilaporkan saja, Pemkab sudah tiga kali melakukan kunjungan kesitu pasca mendengar informasi,” kata Kepala Disnakertrans Lebal, Maman Suparman saat dihubungi BantenHits.com, Senin, 7 Oktober 2019.

Namun, Maman menyayangkan masih adanya tenaga kerja yang termakan isu bahwa masuk kerja perlu menggunakan uang. Padahal, sambung Maman, PT PWI sendiri sudah bekerjasama dengan Disnakertrans dalam rekruitmen tenaga kerja.

“Padahal masyarakat sudah tahu, kita sudah sosialisasikan bahwa PT PWI sendiri telah meminjamkan mesin jahit ke BLK. Kemudian kita MoU untuk melatih dan menempatkan kerja ke PWI sebanyak 600 orang,” tutur Maman.

Meski demikian, Maman mengaku akan tetap melayangkan surat pemanggilan untuk PT. PWI.

Sebelumnya diberitakan, Sejumlah warga di Kabupaten Lebak yang tak kunjung bekerja di PT Parkland World Indonesia (PWI), Rangkasbitung mendatangi Mapolsek Rangkasbitung, Kamis, 3 Oktober 2019.

Warga yang berasal dari sejumlah wilayah di Lebak tersebut merasa ditipu, lantaran telah menyetorkan uang ratusan hingga jutaan rupiah kepada sejumlah orang yang diduga calo, namun hingga kini tak juga bekerja di perusahaan tersebut.

Editor: Fariz Abdullah

Trending