Connect with us

METROPOLITAN

Heboh! Anggota DPRD Lebak Fraksi PDIP Emosi saat Temui Massa Aksi di Panggarangan Nyaris Picu Keributan

Published

on

Anggota DPRD Lebak (topi hitam) ketika dilerai oleh warga usai bersitegang dengan massa aksi. (Foto tangkap layar video).

Lebak – Sejumlah masyarakat di Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak menggelar aksi unjuk rasa di Kampung Mutiara, Desa Cimandiri, Kecamatan Panggarangan, Selasa, 8 Oktober 2019.

Mereka turun ke jalan lantaran jalan poros Kabupaten di Kecamatan Panggarangan yang melintasi empat desa yakni Desa Situregen, Desa Cimandiri, Desa Cibarengkok dan Desa Gunung Gede dalam kondisi rusak parah dan tak kunjung diperbaiki.

DPRD Kabupaten Lebak melalui komisi IV mendatangi massa aksi. Mereka berdiskusi dan membuat kesepakatan yang dibubuhkan dalam sebuah sebuah pernyataan akan menyampaikan  aspirasi masyarakat ke eksekutif.

Namun, suasana diskusi yang seharusnya berlangsung ternyata tidak terjadi. Para wakil rakyat  yang menemui para peserta aksi unjuk rasa terlihat emosi dan nyaris membuat aksi unjuk rasa ricuh.

BACA :  Minat Baca Guru di Kota Tangerang Rendah

Dalam sebuah video berdurasi 2,11 detik yang diterima BantenHits.com, Rabu, 9 Oktober 2019 terlihat tiga anggota DPRD Lebak Komisi IV masing-masing Musa Weliansyah fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Agus Ider Alamsyah fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Iyang fraksi Golongan Karya (Golkar) mendatangi massa yang tengah menggelar aksi.

Sayang, saat tengah berdiskusi dalam video tersebut mempertontonkan salah satu anggota legislatif fraksi PDI Perjuangan terlihat emosi ketika memberikan jawaban terhadap masyarakat.

“Sabar-sabar, eh kami iyeu lain dapil iyeu lain dengekeun heula yeuh. (Kita ini bukan dapil ini, tolong dengarkan dulu-red),” teriak Aleg yang mengenakan topi dan jaket berwarna cream itu melalui pengeras suara.

BACA :  DPRD Lebak Minta Polisi Usut Tuntas Pemilik Balon Gas yang Meledak di Muncang

Ucapan, politisi PDI Perjuangan itu rupanya tak digubris massa. Mereka tetap berorasi meski para wakil rakyat tengah memberikan penjelasan.

Hal itu kembali menyulut emosi Agus yang saat itu tengah berupaya memberikan penjelasan.

“Heh kami jauh-jauh memperjuangkan rakyat aing,” teriak Agus dengan nada tinggi.

Tingkah, Agus rupanya malah membuat massa makin bringas dan nyaris membuat chaos. Namun pihak kepolisian dan beberapa warga langsung melerai.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Badak Banten Kabupaten Lebak, Eli Sahroni menyesalkan adanya sikap kurang baik yang dipertontonkan anggota DPRD Lebak.

Menurut Eli, sebagai anggota legislatif sudah seharusnya menjadi contoh baik untuk rakyat, bukan malah bersikap arogan. 

“Anggota DPR yang arogan inilah yang membuat kepercayaan rakyat terhadap DPR terus menurun,” kata Eli.

BACA :  Siswa SMPN 18 Tangsel Korban Pengeroyokan Masih Dirawat di Rumah Sakit

Eli menyarankan seharusnya para wakil rakyat ini mampu menyerap aspirasi masyarakat bukan malah marah-marahi dengan bahasa yang kasar.

“Kami Badak Banten tidak mengharapkan sifat arogan seperti ini justru menjadi identitas yang melekat pada diri para wakil rakyat. Sebagai wakil rakyat, DPR seharusnya patuh terhadap kode etik yang mengikatnya. Lebih-lebih, di DPR ada Badan Kehormatan yang memantau penuh etika anggota DPR,” imbuhnya.

Belum ada penjelasan terkait hal ini dari DPRD Lebak. Hingga berita ini publish BantenHits.com masih mengupayakan konfirmasi dari DPRD Lebak.

Editor: Fariz Abdullah

 



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler