Connect with us

Berita Pemda

Cukup Sentuh Layar Android, Warga Kabupaten Tangerang Kini Bisa Tentukan Layanan Lumpur Tinja yang Diinginkan

Published

on

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar saat melauncing layanan lumpur tinja berbasis sistem informasi. Melalui layanan ini, warga Kabupaten Tangerang cukup sentuh layar android dan menentukan layanan yang diinginkan. (FOTO: Dinas Infokom Kabupaten Tangerang)

Tangerang – Layanan lumpur tinja di Kabupaten Tangerang kini semakin mudah. Warga cukup menyentuh layar gadget dan menentukan sendiri jenis layanan yang diinginkan.

Inovasi layanan lumpur tinja berbasis sistem informasi manajemen dengan menggunakan aplikasi android ini menyediakan dua jenis layanan, yakni layanan lumpur tinja terjadwal yang dilakukan secara berkala bagi pelanggan, serta layanan lumpur tinja tidak terjadwal, yakni dilakukan atas permintaan masyarakat (on call basis).

Tak hanya memberikan kemudahan kepada warga, penerapan sistem informasi manajemen ini membantu operator dalam mengelola data pelanggan, mengelola permintaan dan pelaksanaan layanan sedot, monitoring evaluasi, dan juga mengelola administrasi dan keuangan.

Aplikasi layanan ini resmi diluncurkan Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar melalui Program Pelaksanaan Layanan Lumpur Tinja Terjadwal (LLTT), Layanan Sanitasi Menyeluruh dan berkelanjutan Menuju Sanitasi Aman di Kantor UPT IPAL Lebak Wangi, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, Kamis, 10 Oktober 2019.

Menurut Zaki, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Tangerang, menjadikan sasaran utama pembangunan urusan perumahan melalui peningkatan cakupan pelayanan air bersih dan air minum, peningkatan sarana dan prasarana lingkungan perumahan dan permukiman, peningkatan ketersediaan bangunan yang layak huni, serta peningkatan ketersediaan saluran air limbah rumah tangga.

Program layanan lumpur tinja ini, lanjutnya, merupakan salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Tangerang guna menyongsong Sustainable Development Goals 2030 dan merupakan bagian dari kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Tangerang dengan USAID IUWASH Plus yang telah berjalan selama ini.

“Dengan dilaksanakannya program ini saya berharap dapat menjadi prioritas pembangunan yang pada akhirnya dapat meningkatkan pemerataan akses, peningkatan kualitas Sanitasi yang aman serta berbagai program penyediaan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat baik di permukiman, sekolah, dan juga di pesantren,” ucap Zaki dalam keterangan tertulisnya.

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar saat launching Program Pelaksanaan Layanan Lumpur Tinja Terjadwal (LLTT), Layanan Sanitasi Menyeluruh dan berkelanjutan Menuju Sanitasi Aman di Kantor UPT IPAL Lebak Wangi. (Foto: Dinas Infokom Kabupaten Tangerang)

Kepala Dinas Perumahan, Permukiman dan Pemakaman Kabupaten Tangerang Iwan Firmansyah menjelaskan, inovasi layanan tinja berbasis andorid mengacu pada regulasi Peraturan Bupati Nomor 80 tahun 2017 tentang Pengelolaan Air Limbah Domestik dan Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2011 Tentang Retribusi Jasa Umum yang mencakup pelayanan sedot tinja tersebut.

“Saya harap kepada seluruh OPD dan masyarakat untuk sama-sama bersinergi dalam mensukseskan program ini agar nantinya melalui program ini dapat membuahkan hasil optimal dan membawa manfaat yang besar bagi masyarakat Kabupaten Tangerang dan mendukung terwujudnya cita-cita dan visi Kabupaten Tangerang,” kata Iwan.

Sementara, Camat Sepatan Timur Mulyadi menambahkan, untuk mencapai hasil maksimal dari program ini, semua pihak harus memiliki komitmen yang kuat untuk bersama-sama mendukung.

“Mudah mudahan kegiatan seperti ini terus berkelanjutan dan menyeluruh ke setiap daerah di Kabupaten Tangerang yang nantinya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana

Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-1015 bekerja sebagai produser di Info TV. Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Trending