Connect with us

METROPOLITAN

Pengurus dan Pelatih Pramuka se-Banten Dilatih Sismintir oleh Kwarda Banten selama Dua Hari

Published

on

Ketua Pramuka Kwarda Banten M. Masduki menyerahkan bendera kepada Ketua Panitia Kursus Sismintir. (Istimewa)

Serang – Ratusan pengurus dan pelatih Pramuka tingkat ranting dan cabang se-Provinsi Banten berkumpul mengikuti Kursus Sistem Administrasi Kwartir (Sismintir) 2019, di Gedung Pramuka Kwarda Banten, Jumat, 11 Oktober 2019.

Para pengurus yang menjadi ujung tombak organisasi Gerakan Pramuka tersebut, akan mengikuti pelatihan hingga Minggu, 13 Oktober 2019.

Menurut Ketua Kwarda Banten, Mohammad Masduki, kursus ini sebagai pembekalan bagi para pengurus di kecamatan-kecamatan dan kabupaten/kota, agar memahami sistem adminstrasi dan pengelolaan  manajemen Gerakan Pramuka.

“Para pengurus harus memahami secara baik soal pelaporan administrasi. Paham juga soal bagaimana manajemen pengelolaan organisasi di masing masing tingkatan,” ucap Masduki.

BACA :  Kapolda Berharap Pendaftar Anggota Polri tak Jadi Korban 'Penembak di Atas Kuda'

Mantan Wakil Gubernur Banten ini menjelaskan, pengelolaan organisasi Gerakan Pramuka tidak pernah usang dimakan waktu, meski banyak yang menilai ‘miring’ bahwa pramuka sudah menjadi organisasi tua dan ketinggalan zaman.

“Pramuka punya pola administrasi dan penelolaan manajemen yang baik. Saya yakin tidak pernah akan ditinggalkan,” jelasnya.

Masduki mengungkapkan, manfaat dari kursus ini bukan hanya untuk Gerakan Pruka, melainkan juga bisa diterapkan pada organisasi-organisasi lain di luar Pramuka.

Sementara itu, ketua pelaksana kursus, Asep Herman mengatakan, kursus diikuti 160 pengurus dan pelatih Pramuka dari tingkat ranting dan cabang se-Provinsi Banten. 

Selama pelatihan, peserta akan diberikan materi materi soal keorganisasian, pengadmistrasian kegiatan, pengelolaan manajemen, serta aneka games.

BACA :  Perempuan Muda di Pandeglang Bergumul dengan Dua Begal, Akhirnya Pelaku Bernasib Seperti Ini

“Supaya kegiatan tidak monoton dan peserta tidak jenuh, panitia juga memasukan unsur games yang dipertandingkan antar peserta,” ucap Asep.

Di khir pelatihan, lanjutnya, diharapkan para peserta mendapatkan manfaat ilmu yang bisa diterapkan di Pramuka maupun organisasi kemasyarakatan.

Editor: Darussalam Jagad Syhadana



Terpopuler