Connect with us

METROPOLITAN

Isu Radikalisme Trending Lagi setelah Wiranto Ditikam, Dindikbud Pandeglang Minta Kepsek Lakukan Ini

Published

on

Sejumlah video warga merekam detik-detik terjadinya aksi penusukan terhadap Menko Polhukam Wiranto di Alun-alun Menes. Wiranto menderita dua luka tusukan di bagian perut. (Istimewa)

Pandeglang – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Pandeglang, meminta agar para kepala sekolah melakukan proses percepatan penguatan pendidikan berkarakter kepada siswa dan Siswi SD sampai SMP.

Hal itu untuk menangkal adanya faham radikalisme sejak dini kepada para siswa, mengingat hal itu bisa mengganggu kemanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Pandeglang.

“Melakukan proses percepatan apa yang diamanatkan oleh Kemendiknas tentang penguatan pendidikan karakter, ini kepala sekolah terus kita genjot dimana pun setiap ada kegiatan saya selalu selipkan hal-hal itu,” kata Kepala Dindikbud Pandeglang, Taufik Hidayat, Selasa, 15 Oktober 2019.

Menurut Taufik, dalam penguatan pendidikan karakter itu ada prioritas utama ada nilai-nilai yang dapat menguatkan rasa nasional dan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Dalam penguatan pendidikan berkarakter itu ada prioritas utama yang pertama Nasionalis, Kemandirian, religius, Integritas dan Gotong Royong. Ketika ini dilakukan oleh pihak sekolah bersama dengan komite maka mudah-mudahan hal-hal yang sepeti itu bisa terhindari,” jelasnya.

Meski begitu, pencegahan masuknya faham radikal tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah saja. Namun, menurut taufik peran keluarga dan lingkungan masyarakat juga sangat diperlukan untuk menangkal faham yang dianggap menyesatkan itu.

“Tetapi  ketika berbicara pendidikan, pendidikan itu bukan hanya menjadi , tanggung jawab kita semua (Pemerintah, Orang tua dan masyarakat). Selain lingkungan Masyarakat, Penggunaan Gadget juga menjadi faktor  paling berbahaya. Karena informasi masuk melalui gawai berteknologi tinggi,” tandasnya.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana

Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Trending