Connect with us

METROPOLITAN

Kecewa Tiga Proyek DAK di Pandeglang Molor, Tanto Ingin Perusahaan Terapkan Sistem Lembur

Published

on

Tanto Warsono Arban Sidak Proyek

Wakil Bupati Pandeglang Tanto Warsono Arban memberikan tanda dengan pilok pada titik jalan yang dinilainya harus mendapat perbaikan. (Banten Hits/Engkos Kosasih)

Pandeglang – Wakil Bupati Pandeglang, Tanto Warsono Arban meminta pengusaha yang mengerjakan pekerjaan yang didanai oleh Dana Alokasi Khsusus (DAK) tahun 2019 lembur.

Hal itu diungkapkan Tanto saat menanggapi tiga proyek pekerjaan infrastruktur yang dikerjakan oleh CV Patih Jaya, CV Mitra Utama dan Kaukus Muda mengalami kritis atau molor.

Ketiga proyek itu yakni, jembatan Cikupaen, Kecamatan Sindangresmi, Peningkatan jalan Bengras-Pasirgundu, Kecamatan Carita, dan Peningkatan jalan Munjul-Curuglanglang, Kecamatan Munjul.

“Kami harapkan (Pengusaha) bisa lembur, agar sesuai waktu pengerjaannya. Kalau tidak tepat waktu ada punishment dari kami,” kata Tanto, Sabtu, 18 Oktober 2019.

Tanto juga meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Pandeglang, berperan aktif dalam melakukan pengawasan, agar DAK bisa terserap dengan baik.

“Dinas terkait (DPUPR) bisa memantau lebih perkembangan proyek ini,” ujarnya.

Baca Juga: Pengerjaan Tiga Proyek DAK di Pandeglang Dipastikan Molor

Menurut Tanto, pemerintah daerah sudah beberapa kali melakukan evaluasi terkait penggunaan DAK kepada masing-masing OPD, agar mampu menggenjot pekerjaan, sehinga tidak terjadi keterlambatan.

“Evaluasi ini sudah kita paparkan, kalau DAK tidak terserap, kita tidak dapat lagi, sehingga perlu keseriusan dari Dinas terkait,” tandasnya.

Editor: Fariz Abdullah

Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Trending