Connect with us

METROPOLITAN

174 Ribu Warga Banten Pecandu Narkoba, BNN: Ayo Rehab, Pecandu Bukanlah Tindak Pidana

Published

on

Kepala Bidang Rehabilitasi BNN Banten Yanwar Sadewa saat memaparkan materi acara Lokakarya Penulisan Penderita HIV dan AIDS di Hotel Horizon, Kota Serang, Senin 21 Oktober 2019. (BantenHits.com/Mahyadi).

Serang- Badan Narkotika Nasional (BNN) Banten mencatat sedikitnya ada 174 ribu warga tanah jawara menjadi pecandu narkoba. Mayoritas dari mereka merupakan kalangan remaja dengan rentang usia 18 hingga 35 tahun.

Kabid Rehabilitasi, BNN Banten, Yanwar Sadewa mengatakan dari 174 ribu pecandu hanya 8 persen yang direhabilitasi. Terdapat beberapa faktor yang menjadi kendala sehingga para pecandu enggan melakukan rehabilitasi. Salah satunya rasa takut terhadap hukum.

“Ada empat faktor penyebabnya, Pertama mereka karena takut hukum, kedua stigma (Pandangan orang), ketiga akses informasi, dan keempat biaya mahal,”kata Yanwar kepada awak media usai acara Lokakarya Penulisan Penderita HIV dan AIDS di Hotel Horizon, Kota Serang, Senin 21 Oktober 2019.

Padahal, menurut Yanwar pecandu bukanlah tindak pidana. Sehingga ia mengajak untuk masyarakat Banten yang mengalami kecanduan terhadap narkoba agar melakukan rehabilitasi.

“Pecandu bukanlah tindak pidana. Terkait stigma masyarakat mengenai narkoba janganlah terlalu di dengar, karena belum tentu kebenarannya,”imbuhnya.

Yanwar juga menerangkan bagi masyarakat yang ingin menjalani rehabilitasi untuk menjauhi dan berhenti mengonsumsi barang terlarang itu bisa langsung mendatangi  kantor BNN Banten dengan tanpa pungutan biaya.

“Mulai dari rawat inap sampai dengan penyembuhan,” katanya.

“Rehabilitasi tidaklah menakutkan, dan menyeramkan. Jadi untuk pecandu narkoba, ayo datang ke BNN Banten agar badan menjadi sehat serta bugar,”sambungnya.

Editor: Fariz Abdullah

Trending