Connect with us

METROPOLITAN

Hati-hati Gaes! Tujuh Pelanggaran Lalulintas Ini Jadi Target Utama di Operasi Zebra Kalimaya 2019  

Published

on

Dirlantas Polda Banten Kombes Pol Wibowo (pegang mic) saat menjelaskan kepada awak media jelang Opera Zebra Kalimaya 2019. (BantenHits.com/Mahyadi).

Serang- Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Banten menegaskan terhitung 23 Oktober hingga 5 November 2019 akan dilaksanakan Operasi Zebra Kalimaya.

Terdapat tujuh pelanggaran yang akan menjadi prioritas penindakan dalam operasi yang berlasung selama 14 hari itu seperti pengemudi menggunakan Handphone, melawan arus, berboncengan lebih dari satu, pengendara di bawah umur, tidak menggunakan Helm SNI, pengemudi kendaraan bermotor menggunakan Narkoba/Mabuk dan berkendara melebihi batas kecepatan yang ditentukan.

“Ini dilaksanakan secara serentak nasional. Dalam rangka menertibkan Masyarakat jelang Natal dan tahun baru, biasanya kita bisa liat padatnya pengendara banyak masyarakat yang mengabaikan ketentuan dan peraturan lalulintas,”kata Dirlantas Polda Banten Kombes Pol Wibowo saat konferensi pers kepada awak media di salah satu rumah makan di Kota Serang, Selasa 22 Oktober 2019.

BACA :  Dua Korban APV Maut di Dasana Indah Ibu dan Anak Hendak Sekolah

Wibowo mengharapkan melalui operasi zebra kalimaya ini dapat menurunkan angka kecelakaan di Provinsi Banten. Seperti pada tahun 2018 lalu yang mengalami penurunan sebesar 19 persen dari tahun 2017.

“Dan saat ini juga di harapkan menurun, 80 persen penegakan hukum, 10 penegakan pereventif dan 10 persen preventif,”imbuhnya.

Lebih lanjut Wibowo menjelaskan berdasarkan data penyumbang kecelakaan terbesar berada di usia produktif 15-64 tahun serta kelompok milenial.

“Kalau pelanggar sudah lebih banyak melakukan pelanggaran, jika pelanggar mati SIM akan kita evaluasi ulang pembuatan SIMnya,”tandasnya.

Editor: Fariz Abdullah



Terpopuler