Connect with us

METROPOLITAN

Hanya Bayar 3 Kali Angsuran dan Gadaikan Mobil Honda Jazz RS, Kades di Pandeglang Diamankan Polisi

Published

on

PENANGKAPAN SUAP GBI QBIG MALL BSD CITY

FOTO Ilustrasi: Google.

Pandeglang – YS (47) salah seorang Kepala Desa di Kecamatan Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang diamankan pihak kepolisian. YS diamankan bersama dengan rekannya TS (36).

Keduanya ditetapkan sebagai tersangka atas duga an tindak pidana pengalihan mobil Honda Jazz RS yang masih dalam massa kredit di PT Andalan Finance Indonesia kepada orang lain.

Kasatreskrim Polres Pandeglang, AKP Ambarita mengatakan kedua orang itu diduga mengalihkan benda yang menjadi objek jaminan fidusia tanpa persetujuan tertulis dari penerima fidusia dengan cara menggadaikan kepada pihak lain.

“Motif pelaku melakukan tindak pidana  dengan cara tidak membayar kredit mobil dan hanya membayar tiga kali angsuran saja,” katanya, Rabu, 23 Oktober 2019.

Dalam kasus ini pihaknya mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu unit mobil Honda Jazz warna merah dengan nomor polisi B 2526 SBZ, satu lembar surat informasi perincian pembayaran, satu rangkap surat perincian pembayaran  antara debitur dengan kreditur, satu lembar jaminan fidusia, satu lembar kwitansi kendaraan Honda Jazz RS, dan satu lembar surat pernyataan bersama YS dan Agus Supriatna pihak dari PT. Andalan Finance Indonesia.

“Perbuatan tersangka melanggar pasal 36 Undang-Undang Nomor 42 Tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia. Tersangka ditahan untuk 20 hari pertama (hingga 3 November, red) dan akan diperpanjang sesuai izin jaksa,” jelasnya.

Ditanya soal tersangka YS yang berstatus sebagai Kades, pihaknya mengaku sudah melayangkan surat penetapan tersangka yang ditembuskan kepada Camat Mandalawangi.

“udah ditembuskan ke camat,” singkatnya.

Editor: Fariz Abdullah

Trending