Connect with us

METROPOLITAN

Ramai-ramai Ngomongin Era 4.0, Syafrudin Ingin Pemuda di Kota Serang Bisa Hadapi Tantangan Ini

Published

on

Wali Kota Serang Syafrudin dan Wakil Wali Kota Serang Subadri Usulhudin bersama jajarna usai upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda yang ke-91 di Alun-alun Kota Serang, Senin, 28 Oktober 2019. (BantenHits.com/ Mahyadi)

Serang – Teknologi seperti dua mata pisau: satu sisi bernilai guna, sementara sisi lain bisa membuat bencana. Kuncinya, bagaimana pengguna memperlakukan teknologi.

Wali Kota Serang Syafruddin mengatakan, supaya bisa bersaing di era global 4.0, penggunaan teknologi menjadi prasyarat utama. Karenanya, pemuda di Kota Serang diharapkan bisa lebih kreatif dan manidri.

Hal tersebut diungkapkan Syafrudin di hadapan awak media usai upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda di Aun-alun Kota Serang, Senin 28 Oktober 2019.

BACA :  MIN 1 Lebak Terapkan Bentuk Karakter Siswa Lewat Pramuka

“Jangan sampai mengandalkan pekerjaan dari orang lain, kita harus bekerja sendiri dan kalau sudah seperti itu pemuda bisa membiayai diri sendiri dan membiayai keluarga dan sebagainya,” ujar Syafrudin.

Menurut Syafrudin, pemuda kekinian dihadapkan pada tantangan terbesar seiring teknologi yang semakin cangih, yakni pemuda harus bisa memilah dan memilih hal positif dan yang negatif dari berkembangnya teknologi.

“Di sinilah peran pemerintah diperlukan untuk menyadarkan para pemuda yang memanfaatkan teknologi untuk berjual-beli barang haram narkoba,” jelasnya.

“Positifnya mungkin informasi tentang informasi-informasi cepat ditutup kemudian juga yang negatifnya banyak sekali, terutama umpamanya informasi tentang pornografi atau narkoba. Hal ini juga harus dibina pemuda kita ini jangan sampai dengan kemajuan teknologi ini malah rugi kepada kemampuan pemuda,” tegasnya.

BACA :  Forum Anak Lebak Angkatan ke-2 Dibentuk

Tema peringatan Hari Sumpah Pemuda 2019 ini, ‘Pemuda Bersatu Indonesia Maju’ artinya kata Syafrudin, ada kaitannya dengan sumber daya manusia (SDM) Kota Serang yang harus mumpuni.

“Sama-sama, jadi SDM kalau umpamanya pemuda kita ini SDM-nya S1, S1 semua Jadi bersatu. Kemudian setelah itu kalau kemampuannya sama pemuda kita ini itu insya Allah Kota Serang ini maju. Jangan sampai pemuda ini ada yang hanya lulusan SD ada yang lulusan S2 gitu,” tegasnya.

Syafrudin mengharapkan dari sisi SDM, tidak terjadi kesenjangan pendidikan, yaitu rata paling tidak minimal sudah mengenyam pendidikan SLTA.

“Contohnya sekarang-sekarang ini, kreatif-kreatif pemuda ini. Banyak sekali kita lihat stan yang ada di sini sumpah pemuda ada 60 stan kewirausahaan pemuda. Ini salah satu bukti bahwa pemuda Kota Serang ini adalah mampu untuk bersaing dan menciptakan lapangan kerja sendiri,” pungkasnya.

BACA :  Beras Sachet Mulai Disosialisasikan Bulog di Tangerang

Editor: Darussalam Jagad Syahdana

 



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler