Connect with us

METROPOLITAN

Pemuda Pandeglang Kompak Turun ke Jalan Ingatkan Pemkab Pentingnya Dunia Pendidikan  

Published

on

PMII Pandeglang saat turun ke jalan refleksi hari sumpah pemuda ke 91. (BantenHits.com/Engkos Kosasih).

Pandeglang – Sejumlah massa dari PMII Cabang Pandeglang menggelar refleksi hari Sumpah Pemuda di sekitar Alun-alun Kota Pandeglang, Selasa, 29 Oktober 2019. Dalam kegiatan ini, PMII mengingatkan Pemerintah Daerah (Pemda) pentingnya dunia pendidikan.

PMII Pandeglang mengambil contoh kejadian yang menimpa TK dan Paud Izzul Quran di Kecamatan Cimanuk merupakan preseden buruk bagi Pemerintah, yang selama ini pemerintah dinilai absen dalam pemenuhan hak pendidikan.

Baca Juga: Miris! 50 Pelajar Anak Usia Dini di Pandeglang Belajar di Gudang Gara-gara Ruang Belajar Ambruk

“Izzul Quran memang sekolah swasta, tetapi jika menyangkut dunia pendidikan, itu menjadi tugas dan PR pemerintah dalam memajukan dan menjamin hak pendidikan sesuai amanah Undang-undang,” kata Korlap Aksi, Arda dalam orasinya.

Menurut Arda, jika Pemkab Pandeglang mampu menjamin hak pendidikan, dia meyakini pemuda-pemudi Pandeglang mampu menjadi garda terdepan dalam membawa perubahan bagi daerahnya.

“Pemerintah harus bisa memperhatikan sarana pendidikan, terutama di daerah-daerah pelosok Kabupaten Pandeglang,” tegasnya.

Minta Perda Kepemudaan!

Para demonstran juga meminta agar Pemkab dan DPRD Pandeglang mampu mengeluarkan Perda Tentang Kepemudaan, untuk menjamin hak mendapat pekerjaan yang layak.

Karena menurut mereka di Kabupaten Pandeglang, masih banyak pemuda yang menganggur dan kehilangan arah dalam mengejar cita-citanya. Sehingga tak jarang pemuda yang terjerumus dalam dunia Narkoba.

“Jika ada payung hukum yang jelas, yang menaungi mereka. Para pemuda di Pandeglang pasti bisa berkreativitas, dan mereka juga mampu berdaya,” tandasnya.

Editor: Fariz Abdullah

Trending