Connect with us

METROPOLITAN

Polisi Ancam Segel Perusahaan Tambang Pasir yang Menyebabkan Jalan Raya Leuwidamar Tergenang Limbah

Published

on

Kapolsek Cimarga Iptu Ahmad Rifa’i saat memberikan keterangan pers usai melakukan normalisasi jalan raya Leuwidamar. (BantenHits.com/Fariz Abdullah).

Lebak- Kepala Kepolisian Sektor (Polsek) Kecamatan Cimarga Iptu Ahmad Rifa’i mengaku akan mengambil upaya hukum terhadap penambang pasir di Pasir Roko, Desa Cimarga, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak, Rabu, 30 Oktober 2019.

Bahkan Korps Bhayangkara ini mengaku tak segan-segan memasang police line atau garis polisi terhadap perusahaan tambang pasir yang membandel. 

Baca Juga: Jalan Raya Leuwidamar Digenangi Limbah Galian Pasir Pasca Diguyur Hujan, Normalisasi Libatkan Dua Damkar

Langkah tegas itu diambil pihak kepolisian setelah limbah dari beberapa perusahaan tambang pasir di Kampung Pasir Roko, Cimarga menggenangi jalam raya Leuwidamar.

BACA :  KMS 30 Kritik Kinerja Wahidin Halim

“Saya rasa dengan adanya peristiwa limbah yang menggenangi jalan raya usai hujan deras ini kelalaian pihak perusahaan. Jadi saya Kapolsek Cimarga akan mengambil langkah yang tepat,”kata Rifa’i kepada awak media.

Rifa’i mengaku bersama unsur Muspika akan melakukan penertiban dan melakukan pemeriksaan terhadap perizinan beberapa perusahaan tambang pasir yang menyebabkan jalan raya Leuwidamar tergenang limbah pasir.

“Mungkin kita akan penertiban mengenai izinnya begitupun izin lingkungannya akan kita cek semua. Apalagi ini semua bukan perusahaan ecek-ecek produksinya tergolong besar,”katanya.

“Kalau dibiarkan akan memiliki dampak yang berkepanjangan. Jadi saya sebagai aparat kepolisian akan mengambil upaya hukum kalaupun tidak mentaati akan saya pasang garis polisi,”sambungnya.

BACA :  Air Cisadane Tercampur Sampah Busuk setelah TPA Cipeucang Longsor, Bagaimana Nasib Air Minum Warga?

Editor: Fariz Abdullah



Terpopuler