Connect with us

METROPOLITAN

Santer Isu Rencana Larangan Cadar di Instansi Pemerintahan, DPRD Kota Serang: Pakai Cadar Orang Baik

Published

on

Wakil Ketua III DPRD Kota Serang, Hasan Basri saat memberikan keterangan pers mengenai tanggapan isu larangan penggunaan cadar di Instansi Pemerintahan. (BantenHits.com/Mahyadi).

Serang- DPRD Kota Serang bereaksi mengenai isu rencana larangan pengguna cadar atau cadar di instansi pemerintahan. Wakil raykat ibu kota Banten ini menilai rencana tersebut dapat menimbulkan kegaduhan.

“Saya kira dikaji dululah, karena mereka melakukan itu karna kepatuhanya kepada agamanya. Jangan sampai ganggu keyakinan orang karna hanya segelintir orang pakai cadar,”kata Wakil Ketua III Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kota Serang, Hasan Basri kepada awak media di ruang kerjanya, Kamis 31 Oktober 2019.

Justru, menurut Hasan, kebanyakan pelaku kejahatan adalah orang yang tidak memakai cadar, tidak semua yang memakai cadar di curigai teroris.

BACA :  Pengurus KNPI Banten Ajak Pemuda Berdoa untuk Korban Gempa Donggala dan Palu

“Justru yang harus berhati-hati tidak pakai cadar, Banyak orang bercadang orang baik-baik kan nanti mereka kena getahnya, justru yang banyak pakai cadar orang baik,”tuturnya.

Untuk diketahui, dilansir dari CNN Indonesia Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi berencana melarang pengguna niqab atau cadar untuk masuk ke instansi milik pemerintah. Hal itu ia katakan karena alasan keamanan usai penusukan mantan Menkopolhukam Wiranto.

Fachrul mengatakan rencana itu masih dalam kajian. Namun aturan itu sangat mungkin direkomendasikan Kemenag atas dasar alasan keamanan.

“Memang nantinya bisa saja ada langkah-langkah lebih jauh, tapi kita tidak melarang niqab, tapi melarang untuk masuk instansi-instansi pemerintah, demi alasan keamanan. Apalagi kejadian Pak Wiranto yang lalu,” kata Fachrul dalam Lokakarya Peningkatan Peran dan Fungsi Imam Tetap Masjid di Hotel Best Western, Jakarta, Rabu, 30 Oktober 2019.

BACA :  Hati-hati, Jembatan Karyasari Pandeglang Jebol

Editor: Fariz Abdullah



Terpopuler