Connect with us

METROPOLITAN

Babad Baru tanpa Buku-buku, Sebuah Solusi Belajar Menyenangkan dari Samsung Galaxy Tab A 2019

Published

on

Samsung Galaxy Tab A 2019 8 inci dengan fitur buku elektronik yang memungkinkan anak menyimpan semua catatan selama dia belajar di sekolah. Buku elektronik juga memungkinkan guru dan murid menyimpan materi pelajaran. (Foto: Istimewa)

Azkia (10), pelajar kelas IV sebuah sekolah dasar di Kabupaten Tangerang, setiap hari bersekolah dengan tas ransel seukuran 35 liter. Di dalamnya bertumpuk dua buku akutansi berkertas folio bergaris seukuran 21 x 33 cm, empat buku tulis lainnya, satu kotak alat tulis, dan perlengkapan makan.

Isi tas Azkia akan bertambah jika pada hari yang ditentukan harus membawa buku paket yang cukup tebal dan lebar. Dia kadang tampak kepayahan membawa tasnya. Sesekali saat malas melanda, dia seret tasnya kala menuruni tangga rumahnya.

Beban pada tas Azkia memang sungguh ‘ajaib’. Buku-buku yang setiap hari harus dibawa Azkia melampaui buku yang dibawa orangtuanya saat SLTA dulu, atau 25 tahun yang lalu.

Di sisi lainnya, seusai jam sekolah, Azkia tampak sibuk dengan gawai miliknya. Aplikasi berbagi video YouTube menjadi tontonan favoritnya. Sesekali dia juga memesan alat sekolah yang dibutuhkan atau makanan yang diinginkan lewat aplikasi belanja online milik ibunya yang juga seorang pedagang online.

Fenomena Azkia adalah gambaran paradoks yang masih menghantui mayoritas millenials di Indonesia. Satu sisi akrab dengan teknologi, sementara pada sisi lain “dipaksa” kembali ke zaman old, di mana segala hal harus bergantung pada lembaran kertas yang ringkih.

Sementara bagi orangtua, fenomena Azkia itu telah melahirkan sedikitnya dua kecemasan; pertama, cemas anaknya terbebani secara fisik dan psikis oleh buku-buku tulis yang harus dibawanya. Kedua, cemas dengan pengaruh negatif teknologi ketika sang anak terlihat akrab dengan gawai.

Solusi dari Samsung Galaxy Tab A 2019 

Samsung Indonesia sepertinya memahami betul perkembangan teknologi pada anak-anak, termasuk di Indonesia.

Samsung Indonesia memperkenalkan Samsung Galaxy Tab A 2019 ukuran 8 inci dengan fitur esensial untuk mendukung proses belajar di sekolah dan rumah menjadi lebih menyenangkan dan ramah anak.

Salah satu fitur yang ada dalam Samsung Galaxy Tab A 2019 adalah buku elektronik yang memungkinkan anak menyimpan semua catatan selama dia belajar di sekolah.

Berfoto bersama (kiri-kanan): Antonius Kisworo Program Development PesonaEdu Integration; Maria Widyati, Direktur PesonaEdu Integration; Vira Anggraeni, Tablet Product Manager, IT & Mobile Communications Samsung Electronics Indonesia; Ennita Pramono, Head of Samsung Corporate Citizenship Samsung Electronics Indonesia. (FOTO: Istimewa)

Menurut Head of Corporate Citizenship Samsung Electronics Indonesia Ennita Pramono, saat ini guru harus dapat memanfaatkan teknologi secara optimal untuk membantu proses belajar di sekolah, dan juga mengajarkan anak didik menggunakan teknologi dengan benar.

Galaxy Tab A 2019 8 inci dengan spesifikasi chipset Snapdragon 429, layar jernih 16:10, dan dual speaker sangat cukup untuk memutar aplikasi belajar yang menarik secara visual dan audio, mengajak anak didik berimajinasi, dan mudah mengerti.

“Samsung Galaxy Tab A 2019 8 inci hadir seharga Rp. 1.999.000 dengan fitur esensial,” jelas Ennita dalam keterangan tertulis yang diterima BantenHits.com, Rabu, 30 Oktober 2019.

“Belajar dengan Galaxy Tab A 2019 8 inci menjadi solusi bagi anak didik, guru, dan kemajuan pendidikan di Indonesia. Mobilitas para pendidik tentunya cukup tinggi saat mengajar dan keseharian. Anak didik sangat lekat dengan gawai dan lebih mudah belajar melalui visual maupun audio,” sambungnya.

Bagi guru dan murid, lanjutnya, menyimpan buku elektronik dalam perangkat tablet akan lebih ringan, mudah, dan terjangkau, dibanding membeli buku tulis dan wajib yang jumlahnya banyak.

Galaxy Tab A 2019 8 inci dihadirkan dengan fitur Samsung One UI membantu guru dan anak didik menjalankan proses belajar lebih menyenangkan dan efektif.

Ennita menambahkan, melalui Galaxy Tab A 2019 8 inci, Samsung Indonesia ingin memperkenalkan Samsung Smart Learning Class, sebuah konsep kelas digital untuk sekolah dasar hingga perguruan tinggi.

“Kami terbuka bagi sekolah hingga perguruan tinggi di Indonesia untuk mengadopsi konsep kelas digital ini. Untuk menunjang konten kurikulum sekolah yang menyenangkan, kami bekerja sama dengan PesonaEdu untuk menghadirkan materi pelajaran yang menarik dan mudah dimengerti untuk anak didik yang belajar di Samsung Smart Learning Class,” tambahnya.

Samsung Smart Learning Class adalah sebuah ruang kelas berbasis ICT (Information and Communication Technology) hadir untuk meningkatkan efektivitas kegiatan belajar karena dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih menarik dan mendorong keingintahuan bagi siswa, serta membantu guru, mulai dari mencari materi ajar, maupun untuk dijadikan alat peraga yang lebih interaktif dan berkualitas.

Samsung Smart Learning Class terdiri dari bebeberapa konten, yaitu:

1. Perangkat.

Samsung memberikan berbagai produk yang dapat digunakan secara fungsional seperti Galaxy Tab, Samsung Galaxy Smartphone, Samsung Smart TV, Samsung AC, Samsung Flip, dan WLAN (Access Point).

2. Materi Pembelajaran.

Samsung bermitra dengan beberapa partner untuk membuat kurikulum sehingga memudahkan para murid untuk mempelajari pelajaran dengan metode yang berbeda, yaitu: PesonaEdu untuk buku digital interaktif, IJakarta dan Perpustakaan Nasional untuk e-Library.

3. Learning Management System.

Bermitra dengan myscool, Samsung memanfaatkan fitur Samsung KNOX untuk membangun Samsung Interactive Classroom. Sebuah aplikasi pembelajaran digital di mana guru dapat mengontrol apa saja yang akan disampaikan kepada murid, mulai dari penggunaan, tombol, hingga pembatasan materi yang akan disampaikan.

Samsung Galaxy Tab A 2019 8 inci hadir seharga Rp 1.999.000 dengan fitur esensial yang mengoptimalkan proses belajar. Selain itu, Galaxy Tab A 2019 8 inci juga ramah anak dengan adanya fitur Kids Home yang menyediakan ruang khusus bagi anak-anak untuk bereksplorasi menggunakan gawai, namun tetap bisa disupervisi oleh orang
tuanya dan memiliki pengaturan batas waktu penggunaan. (Foto: Istimewa)

Menjawab Kecemasan Orangtua

The Asian Parent Insight bersama Samsung Kidstime melakukan sebuah riset mengenai penggunaan ponsel pada anak. Riset tersebut menyebutkan 96% orang tua berharap gawai yang digunakan anak-anak mereka memiliki sistem kontrol yang membantu mereka untuk memantau anak-anaknya.

Sebanyak 74% ingin membatasi waktu penggunaan gawai dan kemampuan memonitor penggunaannya.

Walau penggunaan gawai sebagai salah satu perangkat teknologi sudah menjadi keseharian anak didik yang merupakan generasi Z di Indonesia, namun kekhawatiran orang tua akan kemudahan akses yang mengarah pada konten-konten yang tidak sesuai usia anak-anak juga masih tinggi.

Nah, Galaxy Tab A 2019 8 inci generasi terbarunya yang ramah anak dillengkapi fitur Kids Home menjadi jawaban atas kecemasan orangtua.

Fitur Kids Home menyediakan ruang khusus bagi anak-anak untuk bereksplorasi menggunakan gawai, namun tetap bisa disupervisi oleh orang tuanya dan memiliki pengaturan batas waktu penggunaan.

Galaxy Tab A yang berukuran 8 inci ini diperhitungkan sangat cukup untuk mengakomodasi kebutuhan gawai anak-anak, baik dari sisi dimensi, kapasitas, dan fitur keamanannya.

Direktur PesonaEdu Integration, Maria Widyati menambahkan, sejak awal 2018, dalam program SSLC, PesonaEdu Integration mengembangkan model pembelajaran di era digital agar pemanfaatan perangkat dan teknologi bisa meningkatkan kreativitas guru dan peserta didik mencapai tujuan pembelajaran.

PesonaEdu membenamkan materi belajar interaktif di Galaxy Tab yang digunakan untuk Samsung Smart Learning Class di sembilan sekolah di Indonesia. Galaxy Tab A 2019 dengan layar 8 inci yang jernih, seukuran buku, dan fitur-fitur yang mendukung materi baca, animasi, audio narasi, dan berbagai fitur interaktif di dalam PesonaEdu, ditambah fitur ramah anak akan membuat belajar semakin menyenangkan dan aman.

“Anak didik sudah sejak lahir kenal dengan gadget. Ini merupakan peluang bagi pendidik dan orang tua untuk membimbing mereka sejak dini memilih informasi baik yang sesuai dengan kebutuhan tumbuh kembang anak, karena teknologi akan menjadi dunia masa depan mereka,” ujarnya.

Samsung Galaxy Tab A 2019 8 inci yang siap menjadi teman anak didik dan guru dalam belajar tersedia di setiap Samsung Store, Samsung.com, dan toko online kesayangan konsumen dengan harga Rp 1.999.000.

Samsung membuka kesempatan bagi sekolah hingga perguruan tinggi yang ingin mengadopsi Samsung Smart Learning Class dengan menghubungi Samsung Corporate Citizenship, melalui thesa.anggi@samsung.com.

Editor: Darussalam Jagad Syhadana

Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-1015 bekerja sebagai produser di Info TV. Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Trending