Connect with us

METROPOLITAN

20 Penyelam dan Drone Laut Dikerahkan Cari Tiga WNA Tiongkok yang Hilang di Pulau Shangiang

Published

on

Posko penyelamatan Basarnas Banten di Pelabuhan Merak. (BantenHits.com/Iyus Lesmana).

Lebak- Tim gabungan Basarnas, Polairud dan Angkatan Laut (Lanal) Banten terus melakukan pencarian terhadap tiga Warga Negara Asing (WNA) asal Tiongkok yang hilang saat Snorkeling di perairan Pulau Shangiang, Kabupaten Serang, Minggu, 3 November 2019.

Informasinya di hari ke tiga ini tim gabungan akan memperluas area pencarian dengan melakukan penyisiran di sisi barat, selatan hingga timur Pulau Shangiang.

“Dari lanal ada 4 kapal yang diterjunkan, Ditpolair 4 kapal, dan Basarnas 2 kapal, dua RIP serta 1 helicopter. Untuk penyelam yang diterjunkan sekitar 20an penyelam itupun mendapatkan bantuan dari Marinir,”kata Kasubsi Ops Basarnas Banten, Hairoe Amir Abyan saat dikonfirmasi awak media, Selasa, 5 November 2019.

BACA :  Aktivis di Lebak Rame-rame Tolak Kedatangan Rano Karno

Sementara Direktur Ditpolair Polda Banten Kombes Pol Nunung Saefudin menerangkan untuk mempermudah pencarian korban selain menejurkan pasukan pihaknya juga akan menggunakan drone bawah laut.

“Personel Polairud ada 12 anggota, selain itu kita menggunakan drone bawah laut bantuan dari Mabes Polri. Alat ini bisa menyelam hingga 300 meter kedalaman lau kita masih fokuskan pencarian di sekitar pulau Shangiang,”tandasnya.

Baca Juga: Tiga WNA China Berhasil Dievakuasi dari Perairan Shangiang, Tiga Lainnya Masih Hilang

Sebelumnya, tiga WNA Tiongkok yang tergabung ke dalam kelompok 2 yakni Tan Xuz Tao, Wan Bing Yang dan Tian Yu hilang saat melakukan snorkeling di Pulau Shangiang.

Editor: Fariz Abdullah



Terpopuler