Connect with us

METROPOLITAN

Gerak Cepat Sat Brimob Polda Banten Amankan Peledak di Lingkungan Langon Pulomerak

Published

on

Unit Penjinak Bom Sat Brimob Polda Banten saat mengamankan peledak di Lingkungan Langon, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, Selasa, 5 November 2019. (Istimewa)

Cilegon – Sebuah peledak berjenis proyektil aktif yang masih rawan meledak, berhasil dievakuasi dan diurai Unit Penjinak Bom Gegana Satbrimobda Banten, di Lingkungan Langon II, RT 02 RW 05, Kelurahan Mekasari, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, Selasa, 5 November 2019.

Proyektil aktif tersebut ditemukan warga dan langsung dilaporkan ke Unit Penjinak Bom Gegana Satbrimobda Banten sehingga tak membahayakan warga sekitar.

Komandan Satuan Brimob Polda Banten Kombes Pol. Reeza Herasbudi mengatakan, proyektil aktif yang ditemukan tergolong sejenis peledak yang berbahaya.

Tim Jibom Sat Brimob Polda Banten, kata Reeza, langsung merespons untuk sterilisasi lokasi tersebut dan mengevakuasi ke Markas Brimob Polda Banten.

“Benda berbahaya (proyektil) tersebut rawan dapat meledak sewaktu-waktu karena berbahaya. Tim Jibom langsung melakukan sterilisasi lokasi penemuan proyektil tersebut, kemudian proyektil langsung dibawa ke Mako Satbrimobda Banten untuk selanjutnya dilakukan disposal (diurai),” jelasnya dalam keterangan tertulis.

“(Disposal) tersebut merupakan salah satu prosedur yang harus dilakukan,” jelasnya.

Reeza Herasbudi mengimbau kepada seluruh masyarakat apabila menemukan barang yang dicurigai sebagai bahan peledak, harap segera melaporkan ke kantor kepolisian terdekat untuk segera ditindaklanjuti, untuk keamanan dan keselamatan bersama.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana

Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-1015 bekerja sebagai produser di Info TV. Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Trending