Connect with us

METROPOLITAN

Basarnas Ungkap Fenomena Alam Bawah Laut di Pulau Sangiang Tempat Hilangnya Tiga WNA China

Published

on

Basarnas Banten saat melakukan pencarian terhadap tiga WNA Tiongkok yang hilang di Perairan Sangiang.

Serang – Pencarian tiga warga negara asing atau WNA China yang hilang saat menyelam di Pulau Sangiang Jumat, 8 November 2019 sudah memasuki hari keenam sejak dinyatakan hilang, Minggu, 3 November 2019.

WNA yang hilang masing-masing Tan Xuz Tao, Wan Bing Yang dan Tian Yu. Mereka hilang saat menyelam bersama empat teman lainnya yakni, You Shi Jie, Xu Jun, Che Yin Xing dan Yang Lixiang.

Kepada wartawan di Serang, Jumat, 8 November 2019, Kepala Basarnas Banten, Zaenal Arifin mengungkapkan kondisi bawah laut Pulau Sangiang yang menjadi lokasi hilangnya para korban.

Menurutnya, terdapat beberapa palung laut di lokasi pencarian tiga warga negara asing (WNA) yang hilang itu. Selain medan yang tak rata di dasar laut, kondisi korban yang diyakini masih memakai alat selam lengkap, dinilai menambah kendala pencarian.

“Memang ada semacam palung-palung, memang tidak datar, habis landai langsung tajam. Penyelam masih menggunakan alat selam, artinya posisinya ada pemberat. Kalau ada pemberat, ada kecenderungan (posisi korban) ada di dalam, terus kemudian (jika) di dalam bisa terbawa arus ke mana-mana,” jelas Zaenal Arifin seperti dilansir detik.com.

Zaenal menjelaskan, sesuai dengan standar prosedur operasi di Basarnas, tim akan melakukan evaluasi setelah pencarian memasuki hari ke-7. Evaluasi akan memutuskan apakah pencarian akan diteruskan atau dihentikan.

“Kalau misalnya sudah dinyatakan sudah maksimal kita hentikan,” ucap Zaenal.

Zaenal menerangkan sampai siang ini, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian korban. Operasi pencarian didukung pihak keluarga yang menyewa dua unit helikopter untuk menyisir keberadaan korban dari ketinggian.

Diberitakan sebelumnya, kelompok penyelam asal China yang berjumlah tujuh orang membagi penyelaman menjadi dua grup yakni, grup pertama You Shi Jie, Xu Jun, dan Che Yin Xing. 

Sementara di grup kedua yakni Tan Xuz Tao, Wan Bing Yang dan Tian Yu sedangkan satu orang lainnya bernama Yang Lixiang menunggu di darat.

Setibanya di lokasi penyelaman pada Minggu, 3 November 2019 pukul 13.30 WIB. Sekitar sejam kemudian atau 14.45 WIB, grup pertama naik ke permukaan sedangkan grup kedua tidak muncul ke permukaan dinyatakan hilang.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana

Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-1015 bekerja sebagai produser di Info TV. Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Trending