Connect with us

METROPOLITAN

Sederet Petinggi Kota Tangerang yang Disebut Kecipratan Uang Korupsi Hibah KONI

Published

on

Terdakwa korupsi dana hibah KONI Kota Tangerang Dasep saat menjalani sidang di Pengadilan Tipikor Serang Kamis, 7 November 2019. (Foto: Sindonews.com)

Serang – Sidang lanjutan dugaan korupsi hibah KONI Kota Tangerang dengan terdakwa mantan Ketua KONI Kota Tangerang Dasep telah digelar di Pengadilan Tipikor Serang, Kamis, 7 November 2019.

Dalam sidang dengan agenda pembacaan tuntutan ini terungkap, KONI selalu memberikan uang kepada sejumlah pejabat di Pemkot Tangerang. Uang tersebut guna kelancaran pencairan dana hibah untuk KONI Kota Tangerang setiap tahunnya.

“Bahwa pada tahun 2015 KONI Kota Tangerang selalu mengeluarkan dana non budget yang bersumber dari dana hibah KONI Kota Tangerang,” kata Jaksa Reza Vahlefi saat membacakan berkas tuntutan seperti dilansir Sindonews.com.

Dana non budget dikeluarkan oleh Wakil Bendahara Siti Nursiah seijin mantan Ketua KONI Kota Tangerang Dasep untuk disetorkan kepada beberapa pihak terkait guna kelancaran pencairan dana hibah sejak tahun 2010.

Pada Tahun 2010 KONI Kota Tangerang memberikan setoran kepada Kepala Dispora Kota Tangerang TB sebesar Rp20 juta. Kemudian pada tahun 2011 dan 2012 Kepala Dispora Kota Tangerang TB mendapatkan dua tahun berturut-turut Rp 25 juta.

“Bahwa Tahun 2013 KONI Kota Tangerang memberikan setoran kepada Kepala Dispora Kota Tangerang saudara IR (disebutkan nama dalam sidang) sebesar Rp25 juta uang disampaikan melalui tim verifikasi,” kata Reza di hadapan majelis hakim.

Selanjutnya, pada tahun 2014 KONI Kota Tangerang memberikan setoran kepada Kepala Dispora Kota Tangerang saudara IR sebesar Rp25 juta yang disampaikan langsung ke rumah didampingi oleh WI. 

Pada tahun 2014 di terdakwa Dasep menyetorkan uang kepada Kadispora yang baru yaitu GT sebesar Rp28 juta. Bahkan, terdakwa juga menyetorkan kepada Asda Pemkot Tangerang TG sebesar Rp75.000,000 bertujuan untuk diberikan kepada Pihak Kejaksaan Kota Tangerang.

Kemudian pada Tahun 2015 KONI Kota Tangerang memberikan setoran ketua Tim Verifikasi RZ agar disampaikan kepada Kepala Dinas Porparekraf Kota Tangerang RN sebesar Rp25 juta.

“Serta memberikan kepada Bagian Hukum Rp6.000.000 melalui transfer rekening oleh Siti Nursiah dan kepada MY (disebutkan nama jelas di persidangan) untuk dapat disampaikan kepada Pihak Inspektorat Kota Tangerang yaitu sebesar Rp 5.000.000,” uratnya. 

Akibat dari sejumlah setoran tersebut, kegiatan KONI Kota Tangerang dan penggunaan dana hibah tidak sesuai dengan RKA. Sehingga tidak seimbangnya antara perencanaan kegiatan dengan pelaksanaan kegiatan sejak tahun 2010 sampai 2015.

Para pejabat yang disebut menerima uang korupsi dana hibah KONI Kota Tangerang, umumnya tidak lagi menjabat posisi saat menerima uang seperti disampaikan dalam tuntutan jaksa.

Mereka umumnya masih tetap menjabat sebagai kepala dinas pada bidang lain, dan ada juga yang sudah pensiun.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana

Catatan:

Redaksi mengubah judul yang tadinya “Jabatan Terkini Sederet Petinggi Kota Tangerang yang Disebut Kecipratan Uang Korupsi Hibah KONI” menjadi “Sederet Petinggi Kota Tangerang yang Disebut Kecipratan Uang Korupsi Hibah KONI”.

Redaksi juga mengganti nama-nama pihak dengan inisial dan menghilangkan sebagian isi berita dan penayangan foto pihak-pihak yang disebut dalam sidang.

Perubahan, penghapusan foto dan sebagian berita dilakukan untuk menghargai asas praduga tak bersalah.

Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-1015 bekerja sebagai produser di Info TV. Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Trending