Connect with us

METROPOLITAN

Jadi Juara Internasional dan Nasional Kempo, Mahasiswi UNJ Raih Nilai ‘Super’ dalam Tes  PA PK TNI AD

Published

on

Alma Shinta Carissa (kanan) saat bertarung dalam sebuah kompetisi Kempo. Alma yang peraih emas dalam kejuaraan kempo nasional dan internasional saat sedang mengikuti seleksi PA PK TNI AD di Kodam Jaya. (Foto: Istimewa)

Tangerang – Alma Shinta Carissa (22), penyandang sabuk hitam (1 DAN) beladiri Shorinji Kempo berhasil meraih nilai gemilang yang poinnya nyaris 100 dalam keseluruhan hasil tes fisik dalam Pendidikan Pertama Prajurit Karir TNI AD atau PA PK TNI AD 2019.

Perempuan berjilbab dengan berpredikat mahasiswa berprestasi di Universitas Negeri Jakarta (UNJ) ini, membukukan total nilai 99,75 dalam tes kesegaran jasmani/ fisik PA PK TNI AD 2019 yang diikuti sepanjang September hingga November 2019.

Tes fisik yang diikuti Alma yakni lari 2.455 meter dengan nilai 100, chining 68 dengan nilai 100, sit up 49 dengan nilai 100, pus up 34 dengan nilai 98, shutle run 19,3 dengan nilai 100. Dengan total raihan nilai tersebut, Alma meraih predikat ‘Baik Sekali’. Nilai yang sama juga diraih Alma dan tes MI.

Setelah melalui dua tes dengan hasil memuaskan, Alma optimistis cita-citanya untuk mengabdi menjadi prajurit TNI bisa tercapai.

“InsyaAllah clear. Karena selain dibesarkan dalam keluarga yang taat beragama, kami juga paham hukum dalam bermasyarakat dan bernegara” ujar putri sulung dari advokat Alfan Sari kepada awak media, Sabtu, 16 November 2019.

Alma mengaku, baginya suatu kehormatan dapat mengabdikan diri sebagai Prajurit TNI pada NKRI. Kepentingan bangsa dan negara bagi Alma di atas segalanya.

“Menjadi TNI lebih dari sekadar profesi, melainkan bentuk dari rasa cinta dan tanggung jawab terhadap bangsa dan negara. Harapannya semoga Allah SWT meridai dan mengabulkan  apa yang dicita-citakan. Tentunya setelah saya juga mendapatkan doa restu kedua orang tuanya saat ini dan dukungan seluruh keluarga,” terangnya.

Setelah mengikuti seluruh rangkaian tes, saat ini Alma Shinta Carissa sedang menunggu pengumuman selanjutnya untuk melangkah ke jenjang Pantohir.

Rekomendasi Kemenpora

Alma mengikuti PA PK TNI AD 2019 karena direkomendasikan Kemenpora. Rekomendasi yang diberikan Kemenpora bukan tanpa alasan. Alma tercatat sebagai atlet berprestasi peraih beberapa kali medali emas dan perak di sejumlah kejuaraan nasional, bahkan internasional.

Dalam surat rekomendasi yang dikeluarkan Kemenpora RI bernomor B. 9.6.2/MENPORA/ IX/ 2019 tertanggal 6 September 2019 disebutkan, selain dikenal sebagai atlet peraih medali emas, Alma juga berhasil meraih predikat mahasiswa berprestasi di Universitas Negeri Jakarta atau UNJ.

Salah satu event internasional yang diikuti perempuan yang telah resmi diwisuda sebagai Sarjana Psikologi UNJ pada 25 September 2019 ini adalah Kejuaraan Internasional Kempo Piala Wali Kota Surabaya Agustus 2014. Alma sukses menyabet medali emas.

Selain rekomendasi dari Kemenpora, Alma juga mendapatkan restu dari Pengurus Besar
Persaudaraan Beladiri Kempo Indonesia (PB Perkemi) sebagai induk organisasi bagi atlet Kempo di Indonesia.

Advokat Pembela Warga Miskin

Alma Shinta Carissa merupakan anak sulung dari advokat Alfan Sari yang namanya sudah tak asing di telinga publik. Beberapa kasus menonjol yang menyita perhatian publik ditangani Alfan Sari, salah satunya pembunuhan sadis terhadap buruh pabrik di Teluk Naga Tangerang.

Kasus itu membuat geger karena korban ditemukan terbunuh dengan gagang cangkul tertancap di kemaluan.

Dalam catatan BantenHits.com, Alfan Sari juga pernah mengadvokasi remaja miskin di Kabupaten Serang yang menjadi korban pemerkosaan pemuda pengangguran yang memiliki kolega seorang aparat. Alfan Sari tercatat selaku Advokat di Organisasi Advokat Peradin dan Posbakumadin.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana

 

Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-1015 bekerja sebagai produser di Info TV. Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Trending